Di Solo, Ribuan Warga Miskin Serbu Pembagian Zakat Beras

Kompas.com - 01/08/2013, 13:53 WIB
Petugas satpol pp sempat kewalahan mengatur antrian zakat di Balaikota Solo, Kamis (1/8/2013). KOMPAS.COM/ M WismabrataPetugas satpol pp sempat kewalahan mengatur antrian zakat di Balaikota Solo, Kamis (1/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com - Ribuan warga dari kalangan tidak mampu berbondong-bondong dan saling berebut untuk mendapatkan zakat 4,5 kilogram beras di halaman Balai Kota Solo, Kamis (1/8/2013).

Petugas Satpol PP dan aparat sempat kewalahan mengatur ribuan warga yang ingin mendapatkan zakat. Ribuan warga rela mengantre sejak pagi, meskipun pembagian dibuka mulai pukul 08.30WIB.

Aksi desak-desakan muncul saat pembagian dimulai. Meskipun keriuhan tidak berlangsung lama, sempat membuat Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, datang untuk melihat suasana pembagian zakat.

Rudi mengatakan, pembagian zakat ini dipersiapkan untuk sekira 5.000 warga miskin yang berada di Solo. "Menjelang lebaran pemkot selalu berinisiatif untuk memberikan zakat bagi warga yang kurang mampu. Kali ini sekitar 5.000 orang datang," kata Rudi.

Mayoritas warga yang mengantre adalah perempuan dan manula. Bahkan tampak seorang ibu mengantre sambil membawa bayinya yang masih menyusui. "Ya tiap tahun saya datang ke Balai Kota, biasanya ada pembagian zakat. Lumayan buat nambah stok beras," kata Irawati, salah satu warga yang mengantre.

Sementara itu, untuk pembagian zakat tahun ini, Pemerintah Kota Solo menyediakan kurang lebih 3,5 ton beras. Sebelum mendapatkan beras, warga terlebih dahulu dibagikan kartu untuk mengambil zakat. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X