Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2013, 13:48 WIB
Kontributor Gorontalo, Muzzammil D. Massa

Penulis


GORONTALO, KOMPAS.com — Pemerintah menetapkan besaran zakat fitrah untuk Kota Gorontalo pada Ramadhan tahun ini adalah Rp 23.000 per jiwa. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Syaifuddin Sidiki, Kamis (1/8/13).

Menurut Syaifuddin, besaran Rp 23.000 per jiwa ini telah disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat Wali Kota Gorontalo Weni Liputo dan diikuti unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Gorontalo, tokoh agama, tokoh adat, camat se-kota Gorontalo, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Gorontalo.

Menurut aturan fiqih (hukum Islam), zakat fitrah adalah zakat berupa makanan pokok seperti beras sebesar 2,5 kilogram atau 3,1 liter. Zakat ini bisa diganti dengan uang yang nilainya setara dengan harga beras tersebut.

Dari data Disperindag, harga beras di Gorontalo berkisar Rp 7.000-Rp 10.000 per kilogram. “Kita ambil harga rata-ratanya, yaitu Rp 8.000, sehingga kalau dikali 2,5 kilogram kita bisa dapatkan angka Rp 23.000,” tutur Syaifuddin.

Syaifuddin mengimbau, masyarakat kota Gorontalo menyetorkan zakat fitrah di Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang ada di kelurahan masing-masing. “Ini sebagai upaya kontrol. Nantinya zakat tersebut akan diserahkan kepada dua golongan penerima zakat yakni fakir dan miskin,” kata Syaifuddin.

Batas akhir penyetoran zakat fitrah di UPZ-UPZ di Kota Gorontalo sama dengan yang disyaratkan dalam hukum Islam, yakni sebelum khatib naik mimbar pada shalat Idul Fitri.

Menurut Syaifuddin, penyetoran zakat fitrah di Gorontalo biasanya mengalami intensitas paling tinggi pada malam ke-27 Ramadhan.

“Alasannya karena masyarakat ingin mengantar zakat bersamaan dengan Lailatul Qadr. Biar bisa ditemani malaikat,” ujarnya.

Menanggapi keputusan ini, Debby Mano (30), salah seorang warga Gorontalo, menilai pemerintah agak terlambat. Menurut dia, besaran zakat fitrah harusnya diumumkan sebelum Ramadhan, mengingat dalam Islam zakat fitrah sudah bisa disetorkan sejak hari pertama puasa.

Debby sendiri mengaku telah menyetorkan zakat fitrahnya dan keluarganya kepada pemungut zakat di sekitar rumah mereka beberapa hari sebelumnya tanpa menunggu keputusan dari pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com