Kompas.com - 31/07/2013, 23:01 WIB
Area Pelabuhan Yos Sudarso Ambon terlihat masih tertutup lumpur, Rabu (31/7/2013) KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYArea Pelabuhan Yos Sudarso Ambon terlihat masih tertutup lumpur, Rabu (31/7/2013)
|
EditorKistyarini

AMBON, KOMPAS.com — Setelah sempat lumpuh total selama sehari akibat banjir bandang, aktivitas perekonomian dan bisnis di kawasan AY Patti, Kota Ambon, Maluku, kembali normal pada Rabu (31/7/2013).

Kawasan AY Patti merupakan salah satu kawasan pusat bisnis dan ekonomi di Kota Ambon. Di kawasan ini terdapat berbagai swalayan, pertokoan, pusat penjualan barang elektronik, hiburan, restoran, dan sejumlah pusat bisnis lainnya.

Saat banjir terjadi, kawasan ini tak luput terendam air. Ketinggian air bahkan mencapai 1 meter. Akibatnya, semua toko, swalayan, dan tempat-tempat bisnis lain di kawasan itu lumpuh total. Aktivitas perekonomian baru kembali normal seperti biasa setelah sejak Rabu pagi tadi.

Sejumlah pemilik toko mengaku terpaksa memilih tutup karena barang-barang dagangannya terendam banjir. "Kemarin banjir masuk hingga ke dalam toko sehingga kita terpaksa tutup," kata Wawan salah satu pemilik toko.

Selain di kawasan Ay Patti, salah satu pusat hiburan di kawasan AM Sangadiji juga lumpuh total. Ratusan pedagang yang membuka lapak di kawasan itu pada malam hari tidak bisa berjualan karena lapak mereka rusak disapu air bah.

Tak jauh dari kawasan AM Sangadji, tepatnya di kawasan jalan Sultan Babullah, juga terdapat banyak lapak pedagang makanan berbuka yang tidak berjualan karena lapaknya rusak. Selain itu, banyak pedagang yang menjadi korban banjir.

Saat ini, meski sudah normal kembali, para pedagang yang terlihat berjualan relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan sebelum musibah banjir terjadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X