Kompas.com - 31/07/2013, 19:25 WIB
Petugas melakukan penimbangan kepada sebuah truk di Jembatan Timbang Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (26/7/2013). Menurut peraturan, hanya truk dengan beban 8-10 ton yang diizinkan untuk melintas di Jalur Pantura, jika lebih maka pengemudi akan ditilang. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Petugas melakukan penimbangan kepada sebuah truk di Jembatan Timbang Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (26/7/2013). Menurut peraturan, hanya truk dengan beban 8-10 ton yang diizinkan untuk melintas di Jalur Pantura, jika lebih maka pengemudi akan ditilang.
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Menyusul aturan larangan beroperasi bagi truk-truk besar mulai H-4 hingga H-1 Lebaran, Dinas Perhubungan Jawa Barat (Dishub Jabar) mengalihfungsikan delapan titik jembatan timbang di lintasan mudik Jawa Barat menjadi rest area atau tempat istirahat bagi para pemudik.

Langkah ini merupakan upaya Dishub Jabar untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi para pemudik. Dalam sebuah wawancara langsung di Radio Raka 98.8 FM Bandung, Selasa (30/7/2013) kemarin, Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik menjelaskan, kedelapan titik jembatan timbang yang sebagian besar berada di lintasan mudik jalur pantura tersebut akan berfungsi sebagai rest areamulai H-7 hingga H+7 Lebaran.

Kedelapan titik jembatan timbang yang dimaksud adalah Jembatan Timbang Balonggandu (khusus arus balik), Jembatan Timbang Losarang (memasuki Cirebon), Jembatan Timbang Gentong, Jembatan Timbang Sindang Rasa Ciamis (menuju Banjar), Jembatan Timbang Cibaragalan (ruas antara Cikopo–Purwakarta), Jembatan Timbang Tomo (Sumedang–Kadipaten), Jembatan Timbang Kemang (pertengahan Parung, antara Jakarta dan Bogor), dan Jembatan Timbang Bojong (sekitar Cianjur).

"Kedelapan titik jembatan timbang yang dialihfungsikan menjadi rest area tersebut dilengkapi juga bantuan medis dan beberapa kebutuhan konsumsi pemudik. Kita harapkan pemudik bisa memanfaatkan titik-titik rest area ini sehingga perjalanan mudik bisa tetap menyenangkan. Kami juga informasikan keberadaan rest area ini melalui selebaran dan media lainnya agar diketahui para pemudik," papar Dedi Taufik.

Ia menambahkan, untuk mendukung keselamatan pemudik, Dishub Jabar telah memasang marka kejut pada kondisi jalan turunan tajam atau rawan kecelakaan yang tersebar di Jawa Barat. Marka kejut ini berfungsi mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati. (Akim/Sonora Bandung)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.