Kompas.com - 31/07/2013, 18:31 WIB
Jimly Asshidique KOMPAS.com/Indra AkuntonoJimly Asshidique
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidiqie meminta semua pihak tak perlu mengucapkan terima kasih kepada hakim. Menurutnya, hal itu tak perlu dilakukan karena dikhawatirkan akan memengaruhi proses atau hasil persidangan.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Jimly saat dirinya memimpin sidang pembacaan amar putusan terkait penetapan calon gubernur Jawa Timur. Dalam sidang tersebut, hadir dua pihak yang berseteru, yakni pasangan bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah-Herman Suryadi Sumawiredja serta pihak tergugat, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Provinsi Jawa Timur Andry Dewanto.

"Jangan berterima kasih, tidak perlu, karena ini sudah menjadi tugas kami. Kalau berterima kasih nanti malah memengaruhi hasilnya," kata Jimly, Rabu (31/7/2013).

Pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu sontak langsung menyita perhatian semua orang yang mengikuti jalannya sidang. Bahkan ada beberapa orang yang kelepasan bertepuk tangan menandakan setuju dengan apa yang dikatakan Jimly.

Sidang berjalan tertib dan khidmat. Sebelum membacakan amar putusan gugatan Khofifah-Herman, Jimly memulai sidang dengan membacakan putusan terkait pelanggaran kode etik dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Banyuasin. Dalam putusannya, Jimly menyatakan, DKPP mengabulkan pihak penggugat dan memecat lima komisioner KPU Banyuasin karena melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Selain itu, DKPP juga mengabulkan sebagian gugatan Khofifah-Herman dan memberikan sanksi keras untuk komisioner KPU Daerah Jawa Timur. Ketua KPU Daerah Jawa Timur diberi sanksi teguran, seorang anggota diberi sanksi rehabilitasi, dan tiga anggota lainnya diberhentikan sementara.

Hebatnya Jimly, semua keputusan yang dibuat DKPP dapat diterima oleh pihak yang digugat. Ketua KPU Daerah Jawa Timur Andry Dewanto mengaku menerima dan menganggap keputusan tersebut sangat adil, bahkan Ketua KPU Banyuasin yang dipecat, Yusarla, dibuatnya tegar menerima hasil yang sebenarnya pahit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Keputusan DKPP itu mutlak dan mengikat. Ini contoh bagus, (Yusarla) tetap mengikuti sidang sampai selesai meski mulai hari ini resmi dipecat," kata Jimly disambut tawa beberapa orang yang menyaksikan jalannya sidang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X