Kompas.com - 31/07/2013, 17:10 WIB
Tim SAR memulai pencarian korban banjir Ambon dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekira pukul 02.00 Wit, Rabu (31/7/2013). Dalam pencarian tersebut, Tim SAR menggunakan dua speed boat karet dan langsung menyisir perairan teluk Ambon sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Ambon. KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYTim SAR memulai pencarian korban banjir Ambon dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekira pukul 02.00 Wit, Rabu (31/7/2013). Dalam pencarian tersebut, Tim SAR menggunakan dua speed boat karet dan langsung menyisir perairan teluk Ambon sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Ambon.
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Tim SAR Ambon terus mencari lima warga Batu Meja, Kecamatan Sirimau, yang dinyatakan hilang saat rumah mereka ditimpa longsor dan terseret air sungai, Selasa lalu.

Para korban diduga hilang terseret banjir hingga ke laut. Pantauan hingga Kamis (31/7/2013) siang, Tim SAR memulai pencarian dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekira pukul 02.00 Wit.

Dalam pencarian tersebut, Tim SAR menggunakan dua speed boat karet dan langsung menyisir perairan teluk Ambon sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Ambon. Selama sekitar dua jam melakukan pencarian, Tim SAR tidak berhasil menemukan para korban.

Komandan Pencarian korban, Yohanes di atas speed boat saat melakukan pencarian mengatakan, pencarian di teluk Ambon dilakukan karena ada dugaan korban terseret ke laut. “Namun kami mengalami kesulitan karena arus yang sangat kuat, serta cuaca yang sangat buruk,” kata Yohanes.

Yohanes mengungkapkan, pencarian kelima korban tersebut akan terus dilakukan hingga masa pencarian berakhir. ”Pencarian akan dilakukan selama 1 minggu, kami mencari lima korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu malam, telah ditemukan dua jasad korban. Salah satu korban ditemukan di pantai. ”Kita menemukan dua korban hilang dalam keadaan sudah meninggal kemarin, satu korban kita temukan di laut,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis pagi tadi Tim SAR gabungan TNI/Polri juga sempat mencari para korban dengan menyisir teluk Ambon, namun usaha tersebut juga tidak membuahkan hasil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X