Kompas.com - 31/07/2013, 06:09 WIB
Ratusan kios di pasar sentral rombengan Kendari, ludes terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran di pasar tersebut. KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiRatusan kios di pasar sentral rombengan Kendari, ludes terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran di pasar tersebut.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KENDARI, KOMPAS.com — Dalam selang waktu sepekan, kebakaran pasar di Kendari kembali terjadi. Kali ini ratusan kios di pusat perbelanjaan pakaian bekas (rombengan) yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kendari, ludes terbakar, Rabu (31/7/2013) pukul 01.45 Wita.

Hingga kini, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com di lokasi kejadian, sebelum peristiwa kebakaran, listrik di pasar itu padam. Setelah itu, tidak lama muncul api di bagian belakang kios dan mulai menjalar ke seluruh kios pedagang, baik yang permanen maupun nonpermanen.

Api baru bisa dijinakkan setelah hampir tiga jam petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. Lima unit mobil pemadam milik Pemerintah Kota Kendari diturunkan untuk memadamkan api yang menghanguskan ratusan kios di pasar tersebut. Beruntung api tidak menjalar ke stasiun pengisian bahan bakar (SPBU), yang berada tepat di samping pasar barang bekas tersebut.

Kepala Sektor (Kapolsek) Baruga, Kendari, AKP Sudirga mengatakan, kebakaran ini membakar habis sekitar 200 kios di dalam pasar. "Tersisa lima kios bagian depan yang tidak ludes terbakar," kata dia, Rabu (31/7/2013) dini hari. Sudirga menambahkan, api sempat membakar sebagian atap SMK 1 Kendari, yang lokasinya bersebelahan dengan pasar.

Kepolisian, imbuh Sudirga, belum dapat memastikan penyebab kebakaran. "Masih penyelidikan. Yang jelasnya ada penjaga pasar dan kami akan memintai keterangannya," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran pasar sebelumnya terjadi di Kendari, tepatnya pada Rabu (23/7/2013). Kebakaran yang saat itu terjadi pada pukul 03.30 Wita, meluluhlantakkan ratusan kios pasar yang berada di samping Makorem Kendari.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.