Kompas.com - 30/07/2013, 21:44 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com — Sejumlah kawasan di Ambon, Maluku, hingga Selasa (30/7/2013) malam ini masih gelap gulita. Kondisi ini terjadi karena sejumlah gardu dan jaringan listrik mengalami kerusakan akibat banjir sejak pagi tadi.

Pemadaman listrik ini sudah terjadi sejak pagi di hampir seluruh kawasan di Kota Ambon. Listrik di sebagian kawasan baru dinyalakan kembali setelah banjir benar-benar surut. Pemadaman dilakukan selain karena terjadi gangguan jaringan, juga untuk menghindari adanya korban jiwa saat banjir terjadi.

Pantauan di sejumlah kawasan, kegelapan masih terjadi di sejumlah kawasan, di antaranya Batu Merah, Pos Kota, Batu Gantung, Batu Meja, hingga kawasan Batu Gaja, Galala, dan Ponegoro.

Manajer PLN Area Ambon Helmi Bantam mengakui masih terjadi pemadaman tersebut. ”Kami memadamkan listrik di 25.000 dari 90.000 pelanggan yang ada di Pulau Ambon. Hal ini dilakukan karena banyak gardu dan jaringan listrik rusak,” ungkap Helmi.

Helmi mengatakan, dalam waktu dekat dia akan segera memperbaiki sebagian jaringan listrik yang rusak akibat bencana tersebut. ”Hari ini pun kami sudah langsung memperbaiki jaringan listrik serta gardu yang rusak,” ujarnya.

Helmi mengaku, listrik yang padam di wilayah permukiman yang berada di pusat kota akan segera diusahakan untuk dinyalakan malam ini. Sementara untuk kawasan di luar pusat kota besok akan kembali pulih.

”Kami berusaha agar untuk kawasan pusat kota lampu akan menyala malam ini, sedangkan kawasan yang agak jauh dari kota diusahakan besok,” ujar Helmi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X