Kompas.com - 30/07/2013, 17:04 WIB
Banjir menerjang Kota Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2013). Delapan orang ditemukan meninggal dan tujuh orang dinyatakan hilang, sementara puluhan orang lainnya mengalami luka. KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYBanjir menerjang Kota Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2013). Delapan orang ditemukan meninggal dan tujuh orang dinyatakan hilang, sementara puluhan orang lainnya mengalami luka.
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Banjir yang melanda sebagian besar kawasan di Ambon, Selasa (30/7/2013) pagi selain merendam ribuan rumah warga, juga mengakibatkann ratusan rumah mengalami kerusakan.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Ambon sejak Senin malam. Ratusan rumah warga ini rusak setelah tersapu banjir dari luapan sejumlah sungai yang ada di Ambon. Selain rusak dan terendam, sejumlah rumah warga lainnya bahkan hanyut terbawa banjir.

Pantauan di sejumlah lokasi bencana, sejak selasa pagi, terlihat rumah ratusan warga mengalami kerusakan mulai rusak ringan hingga rusak berat. Di kawasan Batu merah misalnya, tercatat puluhan rumah mengalami rusak, sebagian rumah bahkan hancur terkena banjir.

Selain di Batu Merah, sejumlah rumah warga juga terlihat rusak parah di kawasan Batu Gaja, di kawasan ini, rumah–rumah warga yang umumnya berada di bantaran sungai tak luput mengalami kerusakan parah.

Hal yang sama juga terjadi di kawasan Batu Meja, Jalan Baru, Ahuru, Talake, Batu Gaja dan sejumlah kawasan lainnya.

Pantauan di sejumlah lokasi bencana, banjir tidak hanya merusak rumah–rumah warga, namun juga menghanyutkan harta benda milik warga. Sejumlah mobil, sepeda motor dan becak bahkan terlihat hanyut di beberapa kawasan seperti di Batu Merah dan Ponegoro, Skip dan kawasan lainnya.

Banjir ini tidak hanya menerjang perumahan warga namun juga merendam dan merusak sekolah, perkantoran dan juga sejumlah pasilitas umum lainnya. Beberapa hotel di Ambon bahkan tak luput tergenang banjir.

Dari data sementara yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, tercatat delapan warga meninggal dunia, tujuh hilang dan puluhan warga lainnya mengalami luka–luka. Data itu diungkapkan Kepala BPBD Kota Ambon, Broery Marantika.

Selain di Batu Merah, banjir terparah juga terjadi di kawasan Ponegoro, Skip, Batu Gaja, Talake, Ahuru, Galala, Passo, Jalan Baru dan sejumlah kawasan lainnya di Ambon. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X