Kompas.com - 30/07/2013, 13:02 WIB
Truk beserta kayu campuran hasil penangkapan Bupati Konawe Selatan, terhadap kegiatan hasil ilegal logging disita di rumah jabatan Bupati setempat. KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiTruk beserta kayu campuran hasil penangkapan Bupati Konawe Selatan, terhadap kegiatan hasil ilegal logging disita di rumah jabatan Bupati setempat.
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Aksi ilegal logging (pembalakan liar) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara sepertinya tak pernah berhenti. Bahkan kali ini, pembalakan liar ditemukan langsung oleh Bupati Konawe Selatan H Imran.

Imran menemukan kayu campuran yang diduga berasal dari pembalakan liar di Hutan Tanaman Indistri (HTI) yang berada di Kecamatan Baito, Konawe Selatan. Imran mengaku menemukan kayu olahan campuran asal Desa Amasara, Kecamatan Baito itu saat dirinya hendak melintasi jalur transportasi dari arah Kendari menuju Andoolo pada Minggu (28/7/2013).

"Saya lagi lakukan pemantauan beberapa jembatan di ruas jalan di Kecamatan Mowila dan Baito yang rusak setelah diterjang banjir. Tiba-tiba ada mobil truk di Desa Amasara, Kecamatan Baito yang mengangkut kayu. Mereka lihat saya, sopir dan kondektur langsung lari dan meninggalkan mobilnya," kata Imran, Senin (29/7/2013) malam.

Pihaknya pun kemudian menyita mobil truk berwarna kuning tersebut. Truk bernomor polisi DT 9088 AH memuat sekitar empat kubik kayu olahan campuran dan langsung diamankan di rumah jabatan Bupati Konawe Selatan.   

"Barang buktinya sudah ada di rujab. Kita masih tunggu pemiliknya siapa. Kita amankan di rujab siapa tahu ada orangnya mengaku sebagai pemilik kayu," tegasnya.

Menurut Imran, pengawasan illegal logging tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, namun harus melibatkan elemen masyarakat dan dinas terkait. Ia berjanji tidak akan menutup kasus temuan itu. Bila nantinya diketahui oknum di balik pembalakan liar, maka ia akan membawanya ke ranah hukum.

Sebelumnya, pertengahan Mei lalu, lanjut Imran, pihaknya juga menangkap ratusan kubik kayu di Desa Amasara, Kecamatan Baito. Saat itu, kendaraan pengangkut kayu hendak melintas dari Andoolo menuju Kecamatan Angata melalui jalur yang menghubungkan Kecamatan Mowila ke Andoolo.   

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kehutanan Konawe Selatan Junaid mengakui telah mengidentifikasi pemilik kayu hasil tangkapan atasannya itu. Menurut Junaid, pelaku illegal logging di wilayah itu terindikasi dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan. Namun ia belum berani menyebutkan oknum di balik aksi pembalakan liar khususnya di Kecamatan Baito.   

"Terindikasi oknum anggota dewan terlibat dalam aksi tersebut. Karena sebelum dia menjadi anggota dewan memang berprofesi sebagai pengusaha kayu di daerah itu. Sebab secara administrasi, rata-rata kayu tangkapan paling banyak dilakukan di Desa Amasara," ujar Junaid tanpa menyebut nama oknum DPRD tersebut.

Dirinya mengaku hingga saat ini, pihak Dinas Kehutanan belum satupun menetapkan tersangka pelaku pencurian kayu. Pihaknya hanya instens melakukan pengawasan dan patroli.   

" Kalau sudah terbukti, persoalan ini kita akan proses secara hukum hingga ke meja persidangan," tegas Junaid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.