Kompas.com - 26/07/2013, 17:50 WIB
Alarm tanda bahaya (sirine) yang dipasang di Bendungan Way Ela berbunyi dan memaksa ratusan warga negeri lima Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah mengungsi, Rabu (24/7/2013). Kompas.com/ Rahman PattyAlarm tanda bahaya (sirine) yang dipasang di Bendungan Way Ela berbunyi dan memaksa ratusan warga negeri lima Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah mengungsi, Rabu (24/7/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Kepala Satgas Bencana Wai Ela, Kolonel Inf Asep Kurnaedi, di hadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Samsyur Maarif dan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu di Posko Penanggulangan Bencana Negeri Lima, Jumat (26/7/2013) siang memaparkan kondisi terbaru dampak jebol bendungan Wai Ela.

Dalam pertemuan itu, Asep memaparkan data terbaru sejumlah kerusakan yang ditimbulkan akibat air bah dari jebolnya bendungan Wai Ela Kamis kemarin. Kerusakan tersebut meliputi, rusaknya 450 rumah warga, yang hanyut terbawa air bah.

Selain itu, tiga gedung SD, satu gedung TK, dan satu gedung SMU musnah, satu buah jembatan, dua mushola, satu puskesmas inap juga hanyut terbawa air bah.

Dalam laporan tersebut, Asep juga menjelaskan, satu tower perusahaan selular pun hilang, serta jaringan listrik dan air bersih rusak.

Selain menimbulkan kerusakan, bencana tersebut juga menyebabkan 32 warga mengalami luka–luka, dan tiga warga lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang. Ketiga warga tersebut adalah, Muhsin Mahulau (63), Sedek Mahulau (42) dan Kalsum Uluputty.

Sebelumnya, diinformasikan empat warga sempat dinyatakan hilang, namun beberapa jam setelah itu, keempat warga tersebut berhasil ditemukan kembali dalam keadaan selamat.

Tiga warga yang dinyatakan hilang ini sama dengan data yang disampaikan Pejabat Raja Negeri Lima, Surahman dihadapan Kepala BNPB. Ketiga warga tersebut dinyatakan hilang setelah keluarga mereka memberikan konfirmasi kepada pihak berwenang.

Lebih lanjut Asep menjelaskan, saat ini jumlah tim SAR gabungan yang masih berada di Desa Negeri Lima yakni TNI sebanyak 130 personil, polisi, 50 personil, Pemerintah Provinsi Maluku 70 orang, Pemda Malteng 50 orang, NGO 30 orang, SAR 15, Tagana 70 personil, PMI 30 relawan dan petugas medis 27 orang termasuk dua orang dokter.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.