Kompas.com - 26/07/2013, 10:19 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengunjungi proyek pengembangan Bandar Udara Ngurah Rai Bali di Denpasar, Jumat (1/2/2013). Proyek dengan investasi senilai Rp 2,8 triliun itu antara lain untuk pembangunan terminal baru dan pengembangan apron. Saat ini perkembangannya mencapai 55 persen dan ditargetkan selesai akhir Juni 2012.

KOMPAS/LAKSANA AGUNG SAPUTRAMenteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengunjungi proyek pengembangan Bandar Udara Ngurah Rai Bali di Denpasar, Jumat (1/2/2013). Proyek dengan investasi senilai Rp 2,8 triliun itu antara lain untuk pembangunan terminal baru dan pengembangan apron. Saat ini perkembangannya mencapai 55 persen dan ditargetkan selesai akhir Juni 2012.
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Ratusan pedagang Bandara Ngurah Rai yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Bandara (P2B) berunjuk rasa besar-besaran di sekitar Jalan By Pass Ngurah Rai Denpasar setelah "terusir" dari bandara sejak renovasi berlangsung beberapa waktu lalu.

Mereka berunjuk rasa menuntut relokasi setelah tak lagi mendapat tempat berdagang di Bandara Internasional Ngurah Rai. Setelah bandara direnovasi, pengelola tempat usaha bandara membuka tender untuk tempat usaha di dalam bandara dengan harga dan minimal omzet per tahun yang sangat mencekik pedagang lama.

Para pedagang lama pun gagal bersaing dalam tender dan pelan-pelan terusir dari tempat berdagang mereka selama belasan tahun.

Sebelumnya, para pedagang sudah menggelar beberapa kali unjuk rasa dan berjuang untuk tetap bisa berdagang di dalam bandara. Pihak pengelola menjanjikan akan merelokasi para pedagang, tetapi sampai waktu yang dijanjikan belum terealisasi.

"Harus direlokasi pedagang yang ada, kesepakatan dialokasikan tempat 1.500 meter persegi," ujar Ketua P2B I Wayan Sukses di sela-sela unjuk rasa.

Untuk menagih janji tersebut, ratusan anggota P2B hari ini pun memutuskan turun ke jalan dan mendatangi kantor pengelola tempat usaha bandara di Jalan By Pass Ngurah Rai.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.