Kompas.com - 26/07/2013, 05:46 WIB
Anak-anak bermain bola di tepi Pantai Natsepa, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (22/6/2013). Pantai Natsepa merupakan salah satu lokasi wisata di Kota Ambon dan Maluku Tengah yang banyak dikunjungi, terutama saat liburan sekolah. KOMPAS/RADITYA HELABUMIAnak-anak bermain bola di tepi Pantai Natsepa, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (22/6/2013). Pantai Natsepa merupakan salah satu lokasi wisata di Kota Ambon dan Maluku Tengah yang banyak dikunjungi, terutama saat liburan sekolah.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
AMBON, KOMPAS.com — Maluku memiliki banyak pilihan wisata, mulai dari wisata sejarah, wisata budaya, wisata alam, wisata bahari, hingga wisata kuliner. Hanya, banyak dari pilihan dan potensi pariwisata yang tersedia itu belum sebanding dengan jumlah kunjungan wisatawannya.

Anggota DPD RI, Anna Latuconsina, menilai, banyak indikator yang menjadikan Maluku belum menjadi tempat tujuan wisata utama di negeri ini, yakni faktor infrastruktur, perhubungan, sumber daya manusia, dan belum adanya kawasan strategis dan destinasi pariwisata yang jelas. "Selain itu masih adanya image Maluku sebagai daerah konflik menjadikan kunjungan wisatawan ke Maluku belum terlalu maksimal," kata Anna saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku bersama pelaku dan pemerhati pariwisata di Maluku, Kamis (25/7/2013).

Wakil Ketua Komite III DPD ini memberikan apresiasi karena kunjungan wisatawan ke Maluku dari tahun ke tahun mengalami perkembangan positif. Namun menurut dia, hal itu masih bisa ditingkatkan lebih jauh lagi. Sebab, sebagai provinsi kepulauan, Maluku memiliki potensi wisata bahari yang khas dan sangat menakjubkan.

"Agar pariwisata bahari benar-benar menjadi salah satu penopang perekonomian daerah secara berkelanjutan, maka harus dibangun dengan strategi yang terencana dan bervisi jangka panjang. Saya minta agar dinas pariwisata melakukan identifikasi kawasan strategi bahari dan destinasi wisata," pinta Anna.

Anna menjelaskan, pemetaan potensi pariwisata bahari penting dilakukan guna mengetahui nilai, karakteristik, infrastruktur pendukung, dan kemampuanya dalam menopang perekonomian lokal. Dengan demikian dapat ditentukan parawisata bahari mana yang harus segera dibangun, dan mana yang hanya perlu direvitalisasi.

"Selain itu perlu dilakukan penciptaan kualitas SDM yang tangguh di bidang pariwisata, dan strategi pemasaran yang baik dan terukur," ungkap Anna yang juga pemilik dua resort di Maluku ini. Dia menilai, potensi wisata yang ada di Maluku belum sepenuhnya menjadi keunggulan kompetitif. Padahal itu dikembangkan secara maksimal, hal itu akan memberikan kontribusi yang besar. Bukan saja untuk daerah ini, melainkan juga untuk Indonesia.

"Pengembangan pariwisata tidak bisa secara parsial, harus komprehensif karena semua sektor saling terkait. Tata ruang gugus pulau yang kita miliki belum menetapkan destinasi pariwisata. Saya kira ke depan hal-hal seperti ini harus menjadi fokus bersama kita," kata Anna. Dia pun berjanji pada tahun depan nanti akan mendirikan Sekolah Tinggi Pariwisata di Maluku. Tujuannya agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja lokal, juga luar daerah, hingga mancanegara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.