Kompas.com - 25/07/2013, 21:39 WIB
Warga dan anggota TNI berjaga di pos darurat yang ada di dekat tebing longsor di Kampung Gorolong, Desa Sindangpala, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (15/5/2013). Hingga Rabu sore, satu warga dari dua warga yang dilaporkan hilang telah ditemukan oleh tim evakuasi yang merupakan gabungan dari polisi, TNI, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Majalengka. Pencarian terhadap datu korban lain yang masih hilang akan dilanjutkan hingga Senin, pekan depan, yakni pada akhir masa tanggap darurat. 

KOMPAS/RINI KUSTIASIHWarga dan anggota TNI berjaga di pos darurat yang ada di dekat tebing longsor di Kampung Gorolong, Desa Sindangpala, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (15/5/2013). Hingga Rabu sore, satu warga dari dua warga yang dilaporkan hilang telah ditemukan oleh tim evakuasi yang merupakan gabungan dari polisi, TNI, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Majalengka. Pencarian terhadap datu korban lain yang masih hilang akan dilanjutkan hingga Senin, pekan depan, yakni pada akhir masa tanggap darurat.
|
EditorKistyarini

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Cuaca buruk yang melanda wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, bukan hanya menyebabkan banjir bandang, tapi juga tanah longsor di beberapa titik.

Salah satunya adalah longsor di Kecamatan Puspahiang, Rabu (24/7/2013) malam yang sempat menutup akses jalan Garut-Tasikmalaya, sebagai salah satu jalan provinsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Kundang Sodikin mengatakan, terdapat dua titik longsor di Puspahiang dan Jalan Warungpeuteuy yang menutup total badan jalan. "Ketinggiannya sampai menutup jalan," kata Kundang.

Menurut Kundang, longsor tanah tebing setinggi 15 meter dan panjang 10 meter itu terjadi saat hujan deras dan menimbun badan jalan aspal. Bahkan, kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas jalan tersebut.

Akses jalan kembali normal setelah masyarakat dibantu petugas Polri dan TNI membersihkan material tanah yang menghalangi jalan, Kamis (25/7/2013) siang tadi. "Akses jalan sudah kembali normal tadi jam 1 siang setelah warga dan TNI gotong royong menyingkirkan longsoran tanah dari badan jalan," katanya.

Berdasarkan catatan BPBD, sejumlah jalan raya di Kabupaten Tasikmalaya terdapat beberapa titik rawan terjadi longsor pada musim hujan. Pihaknya mengimbau kepada seluruh warga yang dekat dengan lokasi rawan longsor untuk waspada, karena cuaca buruk diprediksi masih akan terjadi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.