Jalur Pantura Purwakarta-Cirebon Siap Dilintasi Pemudik

Kompas.com - 25/07/2013, 18:33 WIB
Sehari menjelang Tahun Baru 2013, jalur pantura khususnya di ruas Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sudah padat arus kendaraan bermotor, Minggu (30/12/2012) Kompas/Winarto HerusansonoSehari menjelang Tahun Baru 2013, jalur pantura khususnya di ruas Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sudah padat arus kendaraan bermotor, Minggu (30/12/2012)
|
EditorKistyarini


CIREBON, KOMPAS.com
- Jalur pantai utara Pulau Jawa atau Pantura di ruas Purwakarta hingga  Cirebon, Jawa Barat, relatif telah siap dilintasi pemudik. Tidak terlihat kerusakan signifikan pada aspal di jalan-jalan tersebut.

Pantauan Kompas.com, Rabu (24/7/2013) hingga Kamis (25/7/2013), jalan berlubang hanya terdapat di akses masuk jalur pantura, yakni di daerah Pasar Anyar, Cikampek, serta  Jalan  Ahmad Yani, Karawang, yang menuju ke arah simpang Jomin, Subang.

Sementara itu, kondisi jalan di ruas Indramayu hingga Cirebon terbilang mulus. Hanya ada beberapa ruas di daerah tertentu yang masih bergelombang, salah satunya di Desa Kandang Haur.

Meski jalan itu cukup bagus untuk dilalui kendaraan, satuan kerja pelaksanaan jalan nasional wilayah tersebut masih melakukan sejumlah perbaikan.

Perbaikan tak hanya menambal jalanan berlubang, tapi juga perbaikan kondisi  pembatas  dua jalur Pantura,  baik yang mengarah ke Cirebon atau arah sebaliknya. Perbaikan pun  tampak difokuskan ke jalur arus balik. Kondisi yang sama juga terjadi di Tol Palikanci, akses menuju Cirebon. Jalan itu tampak mulus  dan nyaman digunakan.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah terus memperbaiki kondisi jalan di sepanjang jalur  Pantura. Dia menjamin jalur itu siap digunakan jelang Lebaran.

"Pokoknya, kesimpulannya pantura siap dipakai Lebaran, sebelum 25 Juli 2013 atau H-10 menjelang Lebaran," kata Djoko di Jakarta, beberapa waktu lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemkot Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemkot Langsa Sangat Kehilangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X