Kompas.com - 25/07/2013, 10:23 WIB
Ilustrari tenggelam. ShutterstockIlustrari tenggelam.
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com
 — Dua dari tiga bocah yang tenggelam di Pantai Lam Gurun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, tewas setelah ditemukan pada Rabu (24/7/2013) malam. Sementara satu korban yang ditemukan oleh nelayan selamat dengan kondisi kritis.

Informasi yang dihimpun Kompas.com menjelaskan, ketiga bocah itu tenggelam saat mandi sambil memancing di kawasan Pantai Lam Gurun itu. Mereka memang sudah sering memancing dan mandi di pantai tersebut. Namun, naas, ketiga nasib bocah itu Rabu sore tiba-tiba terseret arus dan tenggelam.

"Tiga bocah itu kawan satu sekolah, mereka memang sudah sering mandi dan memancing di lokasi tersebut," kata Nazaruddin, salah satu relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), yang ikut melakukan pencarian.

Dua dari tiga korban tenggelam saat ditemukan sudah tak bernyawa. Keduanya ialah Syahrul Ramadhan (8), warga Desa Lam Badeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, dan Febriansyah (9), warga Lam Gurun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Sementara satu korban yang bisa diselamatkan oleh nelayan ialah Rahmad (9), warga Desa Lam Badeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

"Satu korban yang saya temukan selamat yaitu Rahmad (9). Dia sudah terapung terseret arus. Saya pikir awalnya ikan hiu, namun setelah mendekat untuk memastikan, ternyata anak kecil yang hanyut," kata Affan, nelayan yang menemukan bocah itu kepada Kompas.com.

Rahmad ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB. Tak lama setelah ditemukan, dia langsung diserahkan kepada warga. Karena kondisinya kritis, Rahmad langsung dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan. Setelah sempat dirawat selama dua jam, Rahmad kemudian bisa dibawa pulang ke rumah orangtuanya karana kondisinya sudah mulai membaik.

Sementara dua korban lainnya baru ditemukan setelah tim SAR dan masyarakat melakukan pencarian ke lokasi. Keduanya ditemukan Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB dan dalam kondisi sudah tak bernyawa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X