Kompas.com - 25/07/2013, 07:14 WIB
Ilustrasi donor darah ShutterstockIlustrasi donor darah
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com - Stok darah yang minim setiap bulan Ramadhan sudah menjadi hal biasa di Palang Merah Indonesia (PMI) Muntilan Kabupaten Magelang. Bahkan, beberapa hari yang lalu PMI sempat kehabisan stok darah golongan O dan B. Beragam cara pun ditempuh untuk mempertahankan ketersediaan stok darah.

"Kondisi seperti ini sudah biasa terjadi. Barangkali tidak hanya PMI Muntilan saja tapi PMI di cabang-cabang lain juga mengalami demikian," ungkap Kepala Markas PMI Muntilan Kabupaten Magelang, Kaswadi, Rabu (24/7/2013). Dia mengatakan karena "kebiasaan" ini, biasanya PMI Muntilan menambah stok darah jauh hari sebelum Ramadhan tiba.

"Namun karena permintaan terus tinggi, sementara tidak diimbangi dengan pemasukan, stok habis. Padahal biasanya permintaan darah melonjak setiap H-3 dan H 3 Lebaran,” ujar Kaswadi. Selama Juli ini, sebut dia, permintaan darah tercatat 343 kolf.

Kaswadi berpendapat minimnya stok darah setiap kali memasuki Ramadhan adalah karena masyarakat enggan mendonorkan darah saat berpuasa dengan beragam alasan. Dia mengatakan salah satu upaya yang ditempuh PMI Muntilan untuk menambah stok darah adalah bekerja sama dengan berbagai instansi hingga kelompok masyarakat untuk menggaet pendonor darah.

"Pengambilan darah pendonor juga dilakukan pada malam hari, dengan memperhatikan kondisi pendonor yang berpuasa pada siang harinya," tutur Kaswadi. Selain itu, diterapkan juga "donor pengganti", yaitu setiap kali ada pemohon darah maka pemohon itu diminta mendonorkan darah sebagai "ganti" stok darah PMI yang diminta. Golongan darah dari "donor pengganti" tidak harus sama dengan darah yang diminta.

Widodo Setiawan (30) salah satu pendonor mengaku terpanggil mendonorkan darahnya ke PMI Muntilan karena mendengar stok darah di PMI habis. Dia mengaku tetap mau mendonorkan darah, meskipun pada siang hari tetap menjalankan puasa.

Widodo mengatakan puasa sama sekali bukan halangan untuk melakukan donor darah, apalagi mendonorkan darah juga termasuk ibadah karena menolong sesama. "Ini kan juga termasuk ibadah. Jadi tidak masalah walaupun sedang puasa," ujar warga Wedomartani, Sleman, DIY ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.