Kompas.com - 24/07/2013, 18:04 WIB
Air Sungai Wai Ela di Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (16/10/2012). KOMPAS/A PONCO ANGGOROAir Sungai Wai Ela di Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (16/10/2012).
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com — Ratusan warga Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (24/7/2013), memilih mengungsi dari rumah-rumah mereka setelah kondisi air di bendungan Wai Ela yang berada 2 kilometer dari desa mereka terus meninggi.

Warga memilih mengungsi ketempat yang lebih aman karena takut bendungan alam tersebut akan jebol, menyusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa pekan terakhir ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku sendiri telah menetapkan status bendungan Way Ela dari siaga menjadi awas. Saat ini volume air di bendungan tersebut mencapai ketinggian lebih dari 193 meter dari dasar bendungan sehingga sewaktu-waktu dapat jebol.

Ratusan warga Negeri Lima ini memilih mengungsi ke tempat yang aman sambil membawa barang-barang berharga. Salah satu tokoh masyarakat Negeri Lima, Muhammad Zoon Assel, saat dihubungi Kompas.com Rabu petang, mengatakan, warga sudah mengungsi sejak pukul 17.00 WIT.

“Sekitar ratusan warga telah mengungsi, sejak sore tadi sambil membawa sejumlah barang dan surat-surat penting," kata Zoon.

Dia mengungkapkan, warga terpaksa mengungsi karena jumlah volume air di bendungan Wai Ela hampir penuh.

"Petugas jaga di bendungan menginformasikan kepada warga kalau volume air di bendungan Way Ela hampir penuh, makanya warga memilih mengungsi," katanya.

Ratusan warga yang mengungsi tersebut umumnya memiliki rumah yang terlewati aliran sungai Way Ela. Mereka mengungsi ke rumah kerabatnya yang dirasa aman.

BPBD Maluku sendiri menetapkan Desa Seith yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Desa Negeri Lima sebagai tempat pengungsian yang aman.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Maluku yang dihubungi Kompas.com terkait peristiwa ini belum berhasil dikonfirmasi. Saat ini, petugas Tim SAR dan BPBD telah berada di Desa Negeri Lima.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.