Jalur Pendakian ke Merapi Ditutup

Kompas.com - 24/07/2013, 01:19 WIB
Gunung Merapi KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOGunung Merapi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com — Jalur pendakian menuju puncak Gunung Merapi ditutup sementara. Penutupan dilakukan menyusul keluarnya asap solfatara yang terpantau dari Pos Pengamatan Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Selasa (23/7/2013) sore.

"Puncak Gunung Merapi masih mengembuskan asap solfatara (dengan ketinggian) sekitar 50 meter pada pukul 15.00 WIB," kata petugas Pos Pengamatan Babadan, Heru Suparwoko, Selasa. Embusan asap solfatara ini imbuhnya terjadi sejak Gunung Merapi mengeluarkan asap disertai dentuman pada Senin (22/7/2013) pagi.

Kendati status aktivitas vulkanik Gunung Merapi dinyatakan tidak berubah dari aktif normal, Heru mengimbau warga untuk tetap waspada. Jalur pendakian Gunung Merapi pun hanya dibuka sampai Pasar Bubar atau Pasar Bubrah. "Pendakian jalur tradisional masih boleh dilakukan melalui daerah Selo, Kabupaten Boyolali," imbuh Heru.

Terpisah, Kepala Bagian Humas SAR Kabupaten Magelang Ahmad Muslim juga meminta warga, khususnya yang tinggal di lereng Gunung Merapi, untuk tidak panik, tetapi tetap waspada.

"Yang jelas masyarakat jangan mudah menerima isu terkait Gunung Merapi, apalagi dari sumber yang tidak valid. Semua informasi (silakan) menunggu dari pihak yang berwenang, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau dari Pos Pengamatan," terang Ahmad.

Selain itu, Ahmad juga berharap agar masyarakat yang sudah mendapat pelatihan antisipasi bencana Gunung Merapi bersiaga dan mempergunakan pengalaman tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Regional
Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Regional
Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Regional
PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

Regional
Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Regional
Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Regional
PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

Regional
Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Regional
Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Regional
BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X