Dirazia BPOM, Pedagang Adu Mulut dengan Petugas

Kompas.com - 23/07/2013, 20:51 WIB
Seorang pedagang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah beradu mukut dengan petugas Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang menggelar razia bahan makanan kadaluarsa. Selasa, (23/07/2013). KOMPAS.com/ABDUL HAQSeorang pedagang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah beradu mukut dengan petugas Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang menggelar razia bahan makanan kadaluarsa. Selasa, (23/07/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto

BONE, KOMPAS.com - Razia yang digelar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Pasar Sentral Palakka, Kecamatan Taneteriattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2013), diwarnai aksi adu mulut antara pihak petugas dan pedagang pasar setempat.

Adu mulut ini terjadi karena pedagang keberatan jika barang dagangannya dimusnahkan oleh petugas meski sudah kedaluwarsa. "Tidak usah dimusnahkan nanti saya kembalikan, menjual di sini tidak ada untungnya kalau dimusnahkan tambah rugi lagi," bentak Ati kepada petugas BPOM.

Meski demikian, petugas tetap memusnahkan sejumlah bahan makanan seperti bihun, dan susu karena telah kedaluwarsa, namun tetap diperjualbelikan.

Selain itu, petugas juga memusnahkan salah satu produk bahan adonan kue lantaran menggunakan zat pewarna berbahaya. "Ini sudah ratusan botol kita musnahkan karena tetap diperjualbelikan, padahal ini sangat berbahaya bagi kesehatan," ujar Zohra Ros, petugas BPOM Kabupaten Bone.

Sementara sejumlah pedagang lainnya berkilah, barang yang kedaluwarsa dan telah disita oleh petugas BPOM adalah dagangan yang luput dari pemeriksaan sebelum diperdagangkan. "Kami sering periksa sebelum dijual jadi mungkin kami khilaf," kilah Taslim, seorang pedagang lainnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang Lion Air Surabaya-Pontianak Akan Transit di Bandara Soetta

Penumpang Lion Air Surabaya-Pontianak Akan Transit di Bandara Soetta

Regional
64 Kepala SMP di Riau yang Mengundurkan Diri Akhirnya Kembali Bekerja

64 Kepala SMP di Riau yang Mengundurkan Diri Akhirnya Kembali Bekerja

Regional
Akses Menuju Pusat Kota Pekanbaru Tergenang Banjir, Timbulkan Kemacetan

Akses Menuju Pusat Kota Pekanbaru Tergenang Banjir, Timbulkan Kemacetan

Regional
TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

Regional
Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Regional
Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X