Kompas.com - 23/07/2013, 16:26 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDARI, KOMPAS.com — Seorang pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial NN menipu pejabat Pemerintah Provinsi Sultra. NN yang bertugas sebagai staf pengawasan itu pun terancam dipecat akibat ulahnya.

Kepala Kejati Sultra Andi Abdul Karim mengungkapkan, apa yang dilakukan NN dengan melakukan penipuan atas nama petinggi Kejati Sultra tersebut mencoreng nama baik Kejaksaan. Andi pun mengambil tindakan tegas akan mengusulkan pemecatan NN ke Kejaksaan Agung.

“Kami selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Namun, dengan apa yang dilakukan oleh oknum ini jelas mencerminkan kinerja Kejaksaan menjadi tidak baik dan orang-orang seperti itu memang sebaiknya harus dipecat,” ujar Andi Abdul Karim, Selasa (23/7/2013) di kantor Kejati Sultra, Jalan Ahmad Yani Kendari.

Di tempat yang sama, Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sultra Mahatma Sentanu mengungkapkan, penipuan yang dilakukan NN bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, saat bertugas di Kejaksaan Negeri Kendari, NN juga melakukan penipuan terhadap mantan kepala dinas di Pemprov Sultra.

Saat itu, NN hanya dikenakan sanksi penurunan pangkat dan ditempatkan di Kejati untuk dilakukan pembinaan. “Saya tidak perlu menyebutkan siapa korbannya, yang pastinya NN ini melakukan penipuan, dengan cara meminta sejumlah uang kepada korban atau pejabat yang bersangkutan, dengan menjual-jual nama mantan Kepala Kejari Kendari Yendi Kusyendi dan Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Sultra, Agus Sutoto,” ujar Mahatma Sentanu.

Mahatma merinci, penipuan yang dilakukan pelaku terhadap korbannya terjadi pada Mei 2013. Pertama dengan menjual nama mantan Kajari Kendari Yendi Kusyendi, NN meminta uang Rp 5 juta dari korban. Alasannya, uang tiket untuk mengurus perpindahan mantan Kajari Kendari.

“Satu minggu kemudian, NN menelepon korban lagi dengan mengaku sebagai Yendi Kusyendi dan meminta uang untuk biaya pemindahan barang-barang Kajari Kendari, dan saat itu korban menyerahkan uang lagi kepada NN sebanyak Rp 25 juta,” ungkapnya.

Beberapa hari kemudian, NN menelepon korban lagi dengan mengaku sebagai Yendi Kusyendi dan menyampaikan kepada korban bahwa Wakajati Sultra ingin berkomunikasi dengan korban. Dengan mengaku sebagai Yendi Kusyendi, NN menyampaikan bahwa Wakajati ingin meminta bantuan pengobatan ke Singapura.

Saat itu pun NN mengutus salah satu orang suruhannya dengan mengaku sebagai ajudan Wakajati Sultra untuk mengambil uang ke rumah korban, dan kemudian korban menyerahkan uang sebanyak Rp 30 juta.

Beberapa hari kemudian, NN menelepon korban lagi dengan mengaku sebagai Wakajati Sultra dan meminta bantuan untuk kegiatan serah terima jabatan Kajati Sultra, dan korban pun kembali menyerahkan uang sebanyak Rp 50 juta kepada orang suruhan NN yang mengaku sebagai ajudan Wakajati.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Regional
Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.