Antisipasi Lonjakan Penumpang, Stasiun Malang Tambah Dua KA

Kompas.com - 23/07/2013, 16:09 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Demi mengantisipasi lonjakan penumpang jelang arus mudik Lebaran, Stasiun Kereta Api (KA) Kotabaru Malang, Jawa Timur, menambah dua kereta untuk dua jurusan. Kedua KA itu adalah KA Matarmaja kelas ekonomi, jurusan Malang-Jakarta, dan KA Gajayana kelas eksekutif jurusan Malang-Jakarta.

Menurut Wakil Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Fadjar Wahyudi, Selasa (23/7/2013), tambahan kereta itu untuk mengantisipasi permintaan penumpang yang naik secara signifikan pada arus mudik maupun arus balik Lebaran nanti.

"Untuk KA Matarmaja reguler tetap akan diberangkatkan dari Malang pada pukul 16.00 WIB. Sementara untuk kereta tambahannya berangkat pada pukul 19.45 WIB," katanya.

KA Gajayana, yang reguler, akan berangkat pada pukul 15.00 WIB sedangkan kereta tambahannya, akan diberangkatkan pada pukul 18.00 WIB. Pemberlakuan perjalanan tambahan kereta itu, kata Fadjar, mulai 29 Juli hingga 18 Agustus 2013 mendatang.

"Itu untuk KA Matarmaja. Sedangkan untuk KA Gajayana, akan diberlakukan pada 1 hingga 18 Agustus mendatang," jelasnya.

Sementara untuk harga tiket, Fadjar mengaku bahwa pada momen mudik PT KAI memberlakukan tarif batas atas. Harga tiket KA Matarmaja sebesar Rp 130 ribu, dan tiket KA Gajayana mencapai Rp 600 ribu. Harga batas atas tersebut sudah diberlakukan sejak 1 Juli lalu.

"Untuk tarif Malang-Jakarta, jauh dekat sama saja. Tetapi kalau dari Jakarta-Malang, menggunakan tarif progresif dengan kisaran antara Rp 425 ribu hingga Rp 500 ribu untuk KA Gajayana," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X