Kompas.com - 23/07/2013, 09:55 WIB
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Ratusan warga miskin di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kecewa karena tak mendapat pembagian sembako murah. Mereka juga protes karena pembagian kupon sembako subsidi di berbagai tempat justru didominasi para pegawai dan kalangan mampu.

Fenomena itu seperti yang terjadi di Kecamatan Binuang, Selasa (23/7/2013). Jumlah sembako yang hanya 400 hingga 500 paket di setiap titik lokasi pembagian menyebabkan banyak warga miskin, seperti tukang becak dan tukang ojek yang mendatangi lokasi pembagian, terpaksa gigit jari. Panitia menyatakan kupon sembako sudah habis terbagi.

Sejumlah warga miskin memprotes pembagian sembako subsidi justru didominasi para pegawai dan kalangan berduit, sementara warga miskin yang paling berhak hanya bisa jadi penonton.

Panda, salah satu tukang becak, ini mengaku kecewa lantaran tak kebagian kupon sembako. Padahal, pagi-pagi sebelum pembagian dilakukan, Panda sudah mendatangi panitia, tetapi kupon telah habis.

"Saya kecewa Pak, ratusan warga miskin seperti saya tidak dapat kupon, sementara banyak yang mengantre mendapatkan sembako murah adalah pegawai dan kalangan mampu," ucap Panda, seorang tukang becak di Polewali Mandar.

Sejumlah warga miskin di tempat lain juga mengalami hal serupa. Sebagian besar kupon sembako malah dibeli orang mampu.

Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Barat Hj Eni Angreni Anwar menyatakan, pembagian sembako ini dilakukan Pemprov Sulbar bekerja sama dengan PKK Sulbar di enam kabupaten. Tujuannya adalah sebagai bentuk partisipasi pemerintah untuk meringankan beban masyarakat miskin di tengah melonjaknya semua harga kebutuhan pokok di pasaran.

Paket sembako ini terdiri dari 1 kilogram gula pasir dan terigu, 2 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 botol sirup, 1bungkus mentega, dan 5 bungkus mie instan. Satu paket sembako senilai Rp 90.000, tetapi dijual Rp 30.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.