Tahanan Narkoba Kedapatan Simpan Sabu dalam Bra

Kompas.com - 23/07/2013, 09:06 WIB
Ilustrasi: Sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi: Sabu.
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com
– Seorang tahanan narkoba, Icha (23) yang mendekam di dalam rumah tahanan (Rutan) Ponggolaka Kendari tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu seberat satu gram ke dalam rutan setempat.

Icha merupakan terdakwa pemilik narkoba jenis sabu seberat 51,7 gram dan kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Saat ini, dia masih berstatus sebagai tahanan jaksa yang dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Ponggolaka.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra), Wahyudin Ukun yang dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, narkoba jenis sabu disimpan Icha di balik bra yang dipakainya, dan ditemukan oleh pegawai Rutan wanita saat pemeriksaan tahanan oleh petugas Kejaksan Negeri (Kejari) setelah sidang di Pengadian Negeri (PN) Kendari.

“Memang protap di Rutan sudah seperti itu. Sebelum tahanan kembali dimasukkan ke sel, terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan,” terangnya, Senin (22/7/2013).

Setelah dimintai keterangan oleh petugas rutan, kata Wahyudin, sang tahanan mengaku dikeluarkan dari rutan, namun tidak mengikuti persidangan sebab hari itu bukan jadwal persidangannya.

"Icha dikembalikan ke rutan sudah pukul 21.00 Wita, saat itu," jelas Wahyudin.

Dia menduga ada keterlibatan oknum pegawai Kejari Kendari dalam temuan narkoba yang dibawa tahanan ke rutan. Karena faktanya, Icha telah sengaja dikeluarkan dari rutan meski tidak mengikuti persidangan.

“Dia itu masih berstatus tahanan jaksa. Jadi, saat jaksa meminta untuk mengeluarkan yang bersangkutan dari rutan, kami tentu tidak bisa menahan, sebab itu kewenangan mereka,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Icha dan suaminya, Ilyas (43) ditangkap satuan Direktorat Reserse Narkoba, Kepolisian Daerah (Polda) Sultra di salah satu rumah di Jalan Laute, Kelurahan Tobuha, Kecamatan Mandonga, Kendari, Selasa (26/3/2013) lalu.

Dari tangan keduanya, polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 51,7 gram. Saat ini, keduanya telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kendari mulai pertengahan Juni lalu. Kedua terdakwa melanggar pasal 132 ayat (1) jo pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X