Kompas.com - 22/07/2013, 17:00 WIB
Ilustrasi: Narkoba
HANDININGIlustrasi: Narkoba
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA, KOMPAS.com
— Tiga orang pengedar narkoba asal Kecamatan Rate-rate, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, ditangkap Satuan Unit Narkoba Polres Kolaka. Ketiganya, yaitu TW, EP, dan BS, sudah diincar polisi beberapa hari yang lalu. Mereka ditengarai pemasok narkoba ke pelosok Kolaka Timur.

Kepala Satuan Humas Polres Kolaka Ajun Komisaris Polisi Nazaruddin menjelaskan, ketiganya dibekuk di tempat berbeda.

“Pertama kita bekuk TW yang tengah memakai sabu di dalam kamarnya. Kemudian dari petunjuk TW, polisi membekuk EP yang juga terbukti gunakan sabu. Dari dua orang inilah kita berhasil membekuk bandarnya, yaitu BS,” ucapnya, Senin (22/7/2013).

Nazar juga menjelaskan, penangkapan tersangka narkoba berdasarkan informasi dari masyarakat yang mempermudah kinerja polisi di lapangan.

“Memang mereka sudah menjadi target dan telah dibuntuti, tapi gerak-gerik mereka yang membuat warga sekitar curiga akhirnya dilaporkan ke Polisi. Jadi sekalian saja diperiksa, ternyata terbukti. Dua paket sabu yang siap edar juga ikut diamankan serta beberapa barang bukti lainnya,” tegasnya.

Menurutnya, ketiga tersangka biasa memasok narkoba ke pelosok Kolaka Timur dan Kolaka. Sebab, daerah itu secara ekonomi cukup maju dan relatif jauh dari perkotaan.

“Jadi para pengedar ini memilih daerah pelosok dengan berbagai pertimbangan. Contohnya ekonomi sementara berkembang dan warganya masih mudah dipengaruhi. Terlebih lagi masih relatif aman karena jauh dari pusat kota,” tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keterangan itu diperkuat dengan beberapa kali penangkapan bandar sabu di Kolaka Timur. Satu bulan lalu, polisi mengamankan beberapa pengedar sabu dari Kolaka Timur.

"Yang jelas kini dugaan kami, narkoba semakin marak beredar jelang hari raya Idul Fitri. Pengawasan semakin kami tingkatkan," cetusnya.

Kini para tersangka tersebut berada di sel Polres Kolaka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketiganya terancam hukuman lima tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.