PNS Ini Digerebek Istrinya "Ngamar" di Hotel Bareng Istri Polisi

Kompas.com - 22/07/2013, 14:21 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA, KOMPAS.com — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di salah satu rumah sakit di Kolaka, Sulawesi Tenggara, tepergok oleh istrinya sendiri sedang berduaan dengan wanita idaman lain di dalam kamar sebuah hotel di Kolaka.

Kecewa dengan perbuatan suaminya, apalagi perbuatan itu dilakukan saat bulan Ramadhan, sang istri pun melaporkan suaminya ke pihak yang berwajib. Belakangan diketahui sang suami diduga berselingkuh dengan wanita yang berstatus istri salah satu anggota Polres Kolaka Utara.

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Satuan Serse Polres Kolaka Iptu Michael Terry Hendrata. Kepada Kompas.com, Senin (22/7/2013), Terry menjelaskan, berdasarkan laporan yang dia terima, memang masalah ini melibatkan istri salah satu anggota polisi.

"Info atau laporan yang saya dapatkan memang seperti itu," jelasnya, Senin.

Terry menjelaskan, awalnya istri PNS berinisial IR memergoki suaminya, IS, tengah berduaan dengan perempuan lain di dalam kamar hotel. Perempuan itu berinisial ARB. Setelah itu, IR mendatangi Polsek Kota Kolaka guna membuat laporan polisi. Setelah itu, ARB diarahkan ke Polres Kolaka, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Ternyata infonya mengatakan ARB ini masih berstatus istri sah salah satu anggota polisi yang ada di Polres Kolaka Utara. Masih ada upaya kekeluargaan yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini. Pelapor (IR) meminta agar suaminya (IS) menceraikan dia," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beredar Surat Pencopotan Jabatannya di Keraton, GBPH Prabukusumo Merespons

Beredar Surat Pencopotan Jabatannya di Keraton, GBPH Prabukusumo Merespons

Regional
Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Regional
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Regional
Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X