Kompas.com - 22/07/2013, 03:19 WIB
Warga Syiah yang selama ini ditempatkan di GOR Tennis Sampang dipindahkan ke Puspa Agro, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (20/6/2013) SURYA/MUCHSINWarga Syiah yang selama ini ditempatkan di GOR Tennis Sampang dipindahkan ke Puspa Agro, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (20/6/2013)
Penulis Harry Susilo
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SURABAYA, KOMPAS.com — Pengungsi Syiah dari Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang tinggal di Rumah Susun Puspa Agro, Sidoarjo, diperbolehkan pulang ke kampung halaman saat hari raya Idul Fitri. Pemulangan dan penempatan permanen warga Sampang di tanah kelahirannya juga dijanjikan akan terus diupayakan.

"Kami akan berusaha. Kalaupun belum bisa pulang secara permanen, minimal bisa pulang sementara," kata Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Jawa Timur Edy Purwinarto seusai forum rekonsiliasi untuk penyelesaian konflik Sampang, di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, Surabaya, Jatim, Minggu (21/7/2013). Forum ini diketuai Rektor IAIN Sunan Ampel Abd A’la.     

Selain Edy, forum rekonsiliasi ini dihadiri perwakilan dari Nadhlatul Ulama, Muhammadiyah, Ahlulbait Indonesia (ABI) Jatim, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim Sudja, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim Abdus Shomad Al Bukhori, tokoh agama, dan pengungsi Syiah. Edy menambahkan, rekomendasi untuk upaya rekonsiliasi ini tidak akan berhenti di atas kertas.

Selama rekonsiliasi belum bersifat final, kata Edy, Pemprov Jatim tetap akan memberikan pelayanan kepada pengungsi yang masih menghuni rusun. "Kami berharap upaya rekonsiliasi ini cepat dan pengungsi bisa segera dipulangkan dari pengungsian. Setelah itu, akan ada penataan untuk hunian permanen di Sampang," janji dia.     

Iklil Almilal, koordinator pengungsi Syiah yang turut hadir dalam forum tersebut, berharap upaya rekonsiliasi dapat dilangsungkan sembari pengungsi dipulangkan ke kampung halaman. Pengungsi meminta, pengamanan di kampung mereka dilakukan oleh kepolisian, sebagai pihak yang netral. 

Humas ABI Jatim, Ali Ridho, menyambut baik adanya forum rekonsiliasi yang mau menampung pendapat dari berbagai kalangan. Forum ini diharapkan bisa menelurkan solusi demi terciptanya perdamaian di Sampang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Rio Dumatubun: Yang Bikin Kesel Kalo Ngojek Bawa Temen!!! - THE UNCUT
Stand Up Rio Dumatubun: Yang Bikin...
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X