Tim Sukses Khofifah Minta Penundaan Tahapan Pilgub Jatim

Kompas.com - 22/07/2013, 03:01 WIB
Khofifah Indar Parawansa KOMPAS/SYAMSUL HADIKhofifah Indar Parawansa
Penulis Harry Susilo
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SURABAYA, KOMPAS.com — Tim sukses pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja meminta tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2013 ditunda hingga ada keputusan berkekuatan hukum tetap terhadap gugatan yang mereka ajukan. Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur menyatakan pada 14 Juli 2013 bahwa pasangan ini tak memenuhi syarat minimal dukungan pencalonan.

"Kami sudah minta kepada PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) supaya (memerintahkan KPU Jawa Timur) menunda dulu pelaksanaan pilkada. Jika tidak ditunda, mala Khofifah-Herman tentu dirugikan karena waktu pemilihan sudah mepet," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Salahuddin Wahid, yang juga bagian dari tim pemenangan Khofifah-Herman, saat dihubungi dari Surabaya, Minggu (21/7/2013) malam.    

Salahuddin mengatakan, penundaan ini diperlukan untuk menunggu keluarnya putusan hukum dari PTUN Surabaya ataupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terkait gugatan yang diajukan tim hukum Khofifah-Herman. "Kalau gugatan diterima, maka pasangan Khofifah-Herman kan bisa dimasukkan kembali sebagai peserta (Pemilu Gubernur Jawa Timur)," kata dia. Kalaupun gugatan ditolak, imbuh dia, maka tahapan tinggal dilanjutkan kembali.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi menilai, pencoretan Khofifah-Herman dari pencalonan merupakan kejahatan politik yang sudah sejak awal direncanakan. Munculnya dukungan ganda Partai Kedaulatan dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) menurut dia adalah rekayasa supaya pasangan ini terjegal. "Ada keraguan dari pasangan calon lain untuk menghadapi Khofifah di lapangan saat pemilihan," ucap Hasyim.     

Sebelumnya, tim kuasa hukum Khofifah-Herman telah mengajukan gugatan kepada PTUN Surabaya dan DKPP di Jakarta terkait keputusan KPU Jatim yang tidak meloloskan mereka dalam pencalonan. Keputusan itu tak terlepas dari dukungan ganda Partai Kedaulatan dan PPNUI.  

Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad menyatakan siap menghadapi gugatan dari pihak yang merasa dirugikan. Keputusan KPU, ujar dia, diambil melalui pemungutan suara tertutup. Hasilnya, KPU menganulir dukungan ganda Partai Kedaulatan dan PPNUI terhadap pasangan Khofifah-Herman ataupun Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X