Kompas.com - 21/07/2013, 00:34 WIB
Longsor menimpa satu ruang kelas SDN 106 Manado, Sabtu (20/7/2013) Kompas.com/Ronny Adolof BuolLongsor menimpa satu ruang kelas SDN 106 Manado, Sabtu (20/7/2013)
|
EditorErvan Hardoko
MANADO, KOMPAS.com - Hujan yang disertai angin kencang kembali melanda Kota Manado, Sabtu (20/7/2013).

Akibatnya beberapa tenda penjual makanan di tepi jalan Piere Tendean (Boulevard) berterbangan.
Sementara di laut, terlihat ombak mulai meninggi.

"Hujan baru berhenti tadi pagi, siang ini kembali sudah hujan. Aktivitas kami sangat terganggu," ujar Marni, warga Malalayang yang ditemui Kompas.com saat berteduh dari hujan.

Kondisi cuaca jelek tersebut juga dikeluhkan beberapa nelayan yang berada di Maasing, Tuminting.

"Kami tidak bisa melaut, takut ombak besar," ujar Karim, salah seorang nelayan.

Beberapa hari lalu, akibat cuaca buruk, sebuah kapal nelayan berbobot 10 ton terbalik dihantam ombak setinggi lima meter.

Beruntung 10 anak buah kapal bisa diselamatkan setelah kurang lebih 12 jam terapung-apung di tengah laut.

Hujan yang mengguyur Kota Manado sejak Jumat malam, mengakibatkan genangan banjir di beberapa wilayah.

Di Sumompo, akses transportasi terputus karena banjir setinggi satu meter menenggelamkan jembatan utama.

Sementara itu, sebuah gedung sekolah di Taas, Kecamatan Tikala ditimpa tanah longsor.

Di tempat lain seperti di Tumumpa, Kecamatan Tuminting juga dilaporkan terjadi tanah longsor.

Sejauh ini belum ada laporan tentang adanya korban jiwa dari kejadian banjir dan tanah longsor tersebut.

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado terus bersiaga dan memantau untuk mengantisipasi musibah yang lebih besar. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X