Kompas.com - 20/07/2013, 23:12 WIB
salah satu mobil FPI di Mapolres Kendal k9-11salah satu mobil FPI di Mapolres Kendal
|
EditorFarid Assifa

KENDAL, KOMPAS.com - Polisi masih mencari pelaku perusakan mobil milik Front Pembela Islam (FPI) saat bentrok antara FPI dengan warga di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013) lalu. Saat ini sudah ada dua tim dari Polres yang ditempatkan di Patean dan Sukorejo.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Agus Purwanto mengatakan, pihaknya saat ini masih berupaya menangkap pelaku perusakan mobil milik FPI. Pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti.

“Kami masih mengupayakan penangkapan pelaku perusakan mobil FPI,” kata Agus, Sabtu (20/7/2013).

Agus menegaskan, hingga kini baru ada 3 tersangka dalam bentrok antara FPI dan warga di Sukorejo. Tiga tersangka itu adalah Soni Haryanto (sopir Avanza), Satrio Yuwono dan Bayu Agung Wicaksono (anggota FPI yang membawa senjata tajam).

“Belum ada tambahan tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan bentrok FPI dan warga, Polres Kendal juga sudah mengamankan 5 mobil milik FPI yang rusak, di Mapolres. Lima mobil itu adalah Avanza hitam yang dibakar massa, mobil bak terbuka warna hijau AA 1826 JE, Kijang biru H 8789 NL, Xenia hitam (sudah tidak ada plat nomornya), dan Colt Diesel L300 warna hijau metalik dengan bernomor polisi F 1479 FG.

Mapolres sendiri, hingga kini masih dijaga oleh petugas Brimob dan Dalmas dari Polda Jawa Tengah.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X