Kompas.com - 20/07/2013, 22:31 WIB
Lokasi pengeboman Polsek Rajapolah, Tasikmalaya, masih diperiksa tim Gegana Polda Jawa Barat, Rabu pagi. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHALokasi pengeboman Polsek Rajapolah, Tasikmalaya, masih diperiksa tim Gegana Polda Jawa Barat, Rabu pagi.
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Propam Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sudrajat menyatakan polisi di wilayah Tasikmalaya bukan menjadi sasaran aksi terorisme. Kendati tahun ini, teror bom kepada kepolisian di daerah berjuluk kota santri ini telah dua kali terjadi.

"Nggak, kita belum melihat ke arah situ (teror), belum bisa menentukan kenapa meneror di sini (Tasikmalaya) atau di mana," terang Sudarajat saat meninjau lokasi kejadian, Sabtu (20/7/2013).

Sebelumnya pada pertengahan Mei lalu, pos polisi lalu lintas di Mitrabatik dilempar bom rakitan oleh seorang pria, tetapi bom tersebut tidak sampai meledak. Dini hari tadi, terjadi ledakan bom rakitan di kantor Polsek Rajapolah. Pelaku penyimpan bom terbungkus kresek warna hitam itu berjumlah dua orang.

Menurutnya, Markas Polsek Rajapolah diketahui tidak memiliki pagar di samping kanan bangunannya. Hal ini diduga dimanfaatkan pelaku teror untuk masuk dan menaruh bom ke mapolsek.

"Salah satu kelemahan di dalam pengamanan mako, kanan kirinya tidak ada pagar. Kita sarankan untuk dipagar," kata Sudarajat.

Dia meminta sistem pengamanan di setiap kantor polisi untuk lebih ditingkatkan. Polisi, katanya, harus waspada. Cara meningkatkan pengamanan, kata Sudrajat, petugas di dalam kantor polisi tidak hanya duduk di dalam ruangan, tetapi juga mengontrol ke luar.

"Saya perintahkan pengamanan diperketat, kewaspadaan ditingkatkan," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, terjadi ledakan bom rakitan di Markas Polsek Rajapolah, Tasikmalaya. Bom tersebut disimpan dua pria yang mengendarai motor Yamaha Mio wana merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, serpihan bom terlempar cukup jauh hingga ke pinggir jalan raya berjarak sekitar 50 meter.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X