Pengurus Organisasi Pemuda Medan Tertangkap Jual Sabu

Kompas.com - 19/07/2013, 19:30 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.
|
EditorKistyarini

MEDAN, KOMPAS.com
 — Seorang pengurus sebuah organisasi kepemudaan di Medan diringkus aparat Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara karena menjual 100 gram sabu.

SF (44), warga Jalan Amaliun, dan temannya, Han (39), warga Jalan Sutrisno, Medan, ditangkap di wilayah Pusat Pasar Medan. ”SF dan Han ditangkap di Hotel Pardede, Jalan Juanda, Medan, pada Selasa (16/7/2013) malam lalu,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan, Jumat (19/7/2013).

Dia memaparkan, penangkapan itu berlangsung saat SF dan Han bertransaksi sabu dengan polisi yang menyamar. Begitu 100 gram sabu diserahkan, keduanya langsung diringkus tanpa perlawanan.

Keduanya ditangkap setelah diintai selama satu bulan. Setelah mendapatkan data yang valid, papar Toga, polisi melakukan operasi undercover dengan berpura-pura membeli narkoba.

”Pelaku ternyata terpancing dan sepakat untuk melakukan transaksi di Hotel Pardede. Mereka tertangkap saat transaksi. Pelaku ditangkap melalui proses undercover buy. Keduanya telah melanggar Pasal 112 jo Pasal 114 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dan diancam lima tahun penjara,” kata Toga.

Dalam pemeriksaan polisi, SF mengaku memperoleh sabu dari laki-laki berinisial M, seorang warga Aceh. Dia diberi upah Rp 1 juta jika berhasil menjual 100 gram sabu yang dihargai Rp 75 juta itu.

”Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengejar M,” ujar Toga.

SF juga mengaku baru kali ini mengedarkan sabu. ”Baru kali ini. Itu pun karena butuh uang untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Regional
Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Regional
Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang 'Maaf', Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang "Maaf", Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Regional
Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Regional
Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Regional
Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Regional
Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Regional
Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Regional
Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X