Banjir di Konawe, Dua Tewas dan 22 Kecamatan Terendam - Kompas.com

Banjir di Konawe, Dua Tewas dan 22 Kecamatan Terendam

Kompas.com - 19/07/2013, 09:24 WIB
KOMPAS.com/ Kiki Andi Pati Jembatan yang menghubungkan lima Kabupaten di Sulawesi Tenggara putus setelah banjir menerjang Kabupaten Konawe Selatan.

KENDARI, KOMPAS.com — Banjir akibat hujan deras selama sepekan terakhir di Sulawesi Tenggara tak hanya menerjang wilayah Kendari, tetapi juga Kabupaten Konawe Selatan. Banjir di Kabupaten Konawe Selatan itu cukup parah karena hampir 80 persen wilayah terendam.

Bupati Konawe Selatan Imran menyatakan, banjir yang terjadi selama dua hari (16-17/7/ 2013) dini hari menyebar di 227 desa dan 22 kecamatan. Menurutnya, dalam bencana tersebut, tercatat dua orang meninggal akibat terseret arus banjir. Tak hanya itu, banjir juga memutuskan empat jembatan penghubung antarlima kabupaten. Banjir juga menimbulkan jalan poros putus akibat longsor.

"Dua orang meninggal itu yakni Dedy di Kecamatan Kolono dan Sudirman di Kecamatan Laeya. Hampir 80 persen wilayah kami terendam banjir, beberapa fasilitas infrastruktur rusak total, dan tidak bisa dilintasi oleh kendaraan," terang Imran di Kendari, Kamis (18/7/2013) malam.

Pihaknya mencatat sekitar 447 rumah warga hanyut dan 3.412 rumah terendam sehingga mengakibatkan 27.802 jiwa yang harus mengungsi ke balai desa, sekolah, dan sebagian ke rumah keluarganya.

"Sawah yang terendam 7.733 hektar, jembatan rusak 1.259 meter, bangunan sekolah 17 unit, perkebunan terendam 739 hektar, jalan rusak 122 kilometer, sedangkan ternak sapi mati 377 ekor dan kambing 60 ekor, perikanan dan tambak 964 hektar, serta tanaman palawija 111 hektar," rinci Imran.

Sementara empat jembatan yang putus itu ialah Jembatan Watumokala di Kecamatan Andoolo, jembatan penghubung Desa Ambolodangge di Kecamatan Laeya, jembatan penghubung di Kecamatan Moramo, dan Jembatan Lamomea di Kecamatan Konda.

"Empat jembatan itu merupakan jembatan beton. Ada juga jembatan kayu yang berada di beberapa desa. Ada yang putus dan hanyut terseret arus banjir," ujarnya.

Lanjut Imran, pihaknya akan mempriositaskan perbaikan Jembatan Pudahoa di Kecamatan Mowila yang menghubungkan Kabupaten Konawe Selatan dengan Bombana, Konawe, dan Kota Kendari.

"Kalau jembatan putus lainnya butuh waktu lama untuk diperbaiki. Ruas jalan yang mengalami longsor juga belum bisa diperbaiki sekarang, kemungkinan satu minggu ke depan baru bisa dikerjakan," jelas Imran.

Saat ini, pihaknya baru melaksanakan tanggap darurat dengan membantu evakuasi para korban banjir.

"Kita bangun posko pengungsian warga korban banjir dengan memberikan bantuan bahan makanan, obat-obatan, dan selimut," tegasnya.


Tanggap darurat bencana, tambah Imran, ditetapkan selama 10 hari. Jika kemudian terjadi hujan, pemerintah daerah akan memperpanjang masa tanggap darurat. Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menaksir kerugian materi akibat banjir tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.

EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X