Sambut Mudik, Gubernur Jabar Klaim Jalan Provinsi Lebih Siap

Kompas.com - 18/07/2013, 05:22 WIB
Jalan Pantai Utara Jawa Barat di Indramayu, yakni yang melewati Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, hingga Eretan, sedang diperbaiki, Minggu (14/4/2013). Perbaikan ditargetkan selesai 15 hari sebelum Lebaran (H-15). Perbaikan jalan itu merupakan salah satu paket dari 20 paket pengerjaan jalan dan jembatan di wilayah Jawa Barat yang nilai Rp 245 miliar.

KOMPAS/RINI KUSTIASIHJalan Pantai Utara Jawa Barat di Indramayu, yakni yang melewati Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, hingga Eretan, sedang diperbaiki, Minggu (14/4/2013). Perbaikan ditargetkan selesai 15 hari sebelum Lebaran (H-15). Perbaikan jalan itu merupakan salah satu paket dari 20 paket pengerjaan jalan dan jembatan di wilayah Jawa Barat yang nilai Rp 245 miliar.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengklaim, jalan-jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi di wilayahnya jauh lebih siap dibandingkan jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Tiga jalan nasional melintasi Jawa Barat tersebar baik di Pantura, jalur tengah, maupun jalur selatan.

"Jalur-jalur provinsi saya pikir relatif lebih siap, sudah lebih bagus," tegas Heryawan, di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (17/7/2013). Menurut dia, sorotan atas buruknya kondisi jalan lebih banyak tertuju pada jalan nasional, seperti jalur Pantura, Sumedang-Cirebon, dan Cianjur-Sukabumi-Bogor.

Itu pun, kata Heryawan, jalur nasional yang banyak mendapat sorotan tersebut kini tengah dalam tahap perbaikan. Dia optimistis perbaikan akan rampung tepat waktu, bersamaan dengan mulainya kepadatan arus mudik Lebaran. "Menurut Kepala Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional, H-10 sudah bisa dipakai," sebut Heryawan.

Kendati demikian, Heryawan mengaku tidak bisa mendesak proses pengerjaan perbaikan jalan nasional lebih dipercepat. Dia berkilah desakan itu berada di luar kapasitasnya sebagai gubernur.

"(Namun saya) optimistis tidak terlambat. Kami tidak bisa memberikan teguran, tapi kami saling mengingatkan saja. Mau ditegur gimana, yang ngerjakan juga pemerintah pusat," kilah Heryawan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X