Kompas.com - 18/07/2013, 03:16 WIB
Pasar Babadan, di Ungaran, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (17/7/2013) malam. KOMPAS.com/Amanda PutriPasar Babadan, di Ungaran, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (17/7/2013) malam.
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com — Agus, warga Ungaran Timur, tampak ngos-ngosan membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar Pasar Babadan, Rabu (17/7/2013) malam. Pemadaman api terkendala angin kencang, minimnya sumber air di dekat pasar, dan kerumunan massa.

"Saya pukul 20.00 WIB lewat sini belum ada apa-apa (kebakaran). Sampai rumah sekitar pukul 20.30 WIB ada kabar dari tetangga Pasar Babadan kebakaran. Saya langsung ke sini (Pasar Babadan)," ujarnya. Agus mengatakan, api sudah membesar di tengah pasar ketika dia datang.

"Kemungkinan korsleting listrik," ujarnya. Lima mobil pemadam kebakaran belum mampu menjinakkan api sampai pukul 23.30 WIB. Petugas kesulitan memadamkan api karena angin cukup kencang.

Selain itu, petugas kesulitan mencari air untuk memadamkan api. Petugas harus bolak-balik mengisi air. Bupati Semarang Mundjirin yang berada di lokasi mengatakan, dia akan segera mencari lahan relokasi agar pedagang bisa berjualan kembali.

Terlihat pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangannya yang bisa diselamatkan. "Ya Allah entek kabeh (habis semua)," keluh seorang pedagang.

Pemadaman api juga mengalami kesulitan karena minimnya pasokan air di sekitar pasar. Hal ini diperparah dengan kemacetan lalu lintas dari arah Ungaran menuju Pasar Babadan. Kemacetan mengular panjang dari Masjid Istiqomah Ungaran menuju lokasi kebakaran. Belum lagi kerumunan warga yang menyesaki lokasi kebakaran. (Galih Permadi/Agung Yulianto)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X