Pasar Babadan Terbakar

Kompas.com - 18/07/2013, 02:56 WIB
Pasar Babadan, di Ungaran, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (17/7/2013) malam. KOMPAS.com/Amanda PutriPasar Babadan, di Ungaran, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (17/7/2013) malam.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com — Pasar Babadan yang terletak di Kelurahan Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (17/7/2013) malam. Hingga tengah malam, kebakaran pasar yang terletak di jalur utama yang menghubungkan Semarang dan Salatiga tersebut masih belum dapat dipadamkan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Para pedagang kalang kabut berupaya menyelamatkan dagangan mereka. Namun, sebagian dari mereka tak sempat menyelamatkan barang dagangan di kiosnya.

Bambang (50) mengatakan, kiosnya yang berada di tengah pasar tersebut sudah habis terbakar. Semua barang elektronik di dalamnya, kata dia, tak terselamatkan. "Saya mau masuk sudah tidak diperbolehkan karena apinya sangat besar," kata dia sembari mengaku kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 200 juta.

Kepala Kepolisian Resor Semarang Ajun Komisaris Besar Augustinus Pangaribuan mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki. Saat ini para petugas polisi masih fokus mengamankan pasar dari kemungkinan penjarahan dan mengatur lalu lintas di jalur padat itu. Kebakaran Pasar Babadan menyebabkan kemacetan tak kurang sepanjang 5 kilometer baik dari arah Semarang maupun Salatiga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X