Kompas.com - 17/07/2013, 18:43 WIB
Rumah di Jalan Patangpuluhan 22 Wirobrajan, Yogyakarta, pernah menjadi tempat persembunyian Bung Karno. KOMPAS.COM/Y WIJAYA KUSUMARumah di Jalan Patangpuluhan 22 Wirobrajan, Yogyakarta, pernah menjadi tempat persembunyian Bung Karno.
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Rumah kuno di Jalan Patangpuluhan Nomor 22 Wirobrajan, Yogyakarta, pernah digunakan untuk rapat-rapat menteri jajaran kabinet di masa pemerintahan Soekarno.

Hal itu diceritakan oleh Anggrita, cucu Purbodiningrat dari putri ketiganya, Siti Salmiati. Kepada Kompas.com, Anggrita mengaku mendapat cerita itu dari sang ibu yang ketika itu masih SMP.

"Ketika singgah di rumah itu, Soekarno sering mengadakan rapat-rapat menteri jajaran kabinet," kata Anggrita kepada Kompas.com, Rabu (17/7/2013).

Ia menuturkan, rapat itu biasanya digelar di ruang tamu yang luasnya sekitar 11 x 7 meter. Setiap kali Soekarno dan para menteri kabinet mengadakan rapat, di luar rumah pasti ada penjagaan sebab saat itu Yogya dikuasai Belanda.

Dia mengaku tidak tahu pasti kapan Presiden pertama RI itu singgah di rumah itu. Namun, kata guru tari di SMA Stella Duce 2 Yogyakarta itu, menurut cerita neneknya atau istri Purbodiningrat, sekitar tahun 1948, Soekarno bersama ibu negara Fatmawati dan dua anak mereka, Guntur dan Megawati, mulai berada di rumah yang dibangun pada tahun 1932 itu.

"Ya lumayan lama, soalnya sering dijadikan tempat rapat. Sekitar 40 harian. Itu menurut nenek," tutur Anggrita.

Selama singgah di rumah, Soekarno dan keluarga menempati kamar utama seluas 5 x 50 meter yang berada di sisi timur ruang keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya Itu kamar Eyang, namun dipersilakan untuk Soekarno dan keluarga. Sebab, menurut Eyang, Seokarno dan keluarga butuh kamar yang luas," paparnya.

Sampai saat ini, lanjut Anggrita, semua komponen rumah, mulai dari dinding dan perabotan, masih terawat dengan baik, bahkan tempat tidur yang dulu digunakan Soekarno pun masih utuh.

"Semua masih dalam kondisi baik. Hanya ada beberapa benda yang sudah dibagikan ke keluarga," pungkas Anggrita.

Rumah kuno seluas 4.213 meter persegi di Jalan Patangpuluhan Nomor 22 Wirobrajan, Yogyakarta, ini menjadi perbincangan banyak kalangan sejak rumah itu ditawarkan di sebuah situs jual beli online. Disebutkan di situ bahwa rumah tersebut pernah menjadi tempat persembunyian Presiden pertama RI Soekarno.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.