Kompas.com - 17/07/2013, 17:43 WIB
Sebanyak 5,1 ton ganja kering dimusnahkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (17/10/2012) siang. KOMPAS/MUHAMMAD BURHANUDINSebanyak 5,1 ton ganja kering dimusnahkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (17/10/2012) siang.
|
EditorKistyarini

BANJAR, KOMPAS.com — Polisi Resor Banjar membakar 24 kilogram ganja kering, yang merupakan barang bukti kasus peredaran ganja di Kota Banjar, Rabu (17/7/2013). Pembakaran itu disaksikan pejabat daerah bersama unsur Muspida lainnya.

Kepala Polres Banjar AKBP Asep Saepudin mengatakan, puluhan kilo ganja itu hasil penangkapan empat tersangka sindikat pengedar narkotika pada 10 Mei 2013 lalu.

"Pertama kali Polres Banjar mengungkap kasus besar dengan barang bukti 24 kilogram ganja," jelas Asep seusai pemusnahan ganja siang tadi.

Sejak berdirinya Polres Banjar tahun 2005, kata Asep, pada penangkapan sindikat pengedar ganja, polisi hanya mendapatkan sedikit barang bukti. Tangkapan terbesar adalah 1 kilogram. 

"Dulu paling banyak hanya satu kilo ganja, sekarang dapat yang puluhan kilo. Jadi maraknya peredaran narkotika di Banjar tidak bisa dianggap remeh, meski wilayah ini tidak terlalu luas," tambah Asep.

Wilayah Banjar diduga dijadikan lintasan para sindikat untuk memasarkan barang terlarang tersebut. Asep mengatakan, selama ini peredaran narkotika di wilayah hukumnya bisa dipasarkan ke daerah perbatasan seperti Kabupaten Ciamis, Pangandaran, dan Tasikmalaya.

"Kota Banjar juga merupakan perbatasan Jabar-Jateng," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di lokasi sama, Wali Kota Banjar Herman Sutrisno menambahkan, peredaran narkotika dan minuman keras di daerahnya harus terus diberantas. Tentunya, diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah dan para penegak hukum.

"Contohnya, di tahun 2009 ada tujuh orang warga yang tewas akibat barang haram ini. Mudah-mudahan kejadian ini tak terulang lagi," ujar Herman.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.