29 Kg Ganja dan 324 Gram Sabu Dimusnahkan

Kompas.com - 17/07/2013, 16:09 WIB
 Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan barang bukti sitaan berupa 2325 butir pil ekstasi, 7 kilogram ganja kering, 3500 botol minuman keras beralkohol dan 1000 liter tuak, Kamis (5/7/2013) KOMPAS.com/Putra Prima Perdana Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan barang bukti sitaan berupa 2325 butir pil ekstasi, 7 kilogram ganja kering, 3500 botol minuman keras beralkohol dan 1000 liter tuak, Kamis (5/7/2013)
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung memusnahkan ribuan botol minuman keras, puluhan kilogram ganja, dan ratusan gram sabu, serta berbagai jenis zat psikotropika lainnya.

Pemusnahan itu dilakukan di kantor Kejari Bandung di Jalan Jakarta, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/7/2012). Yang dimusnahkan adalah 12.546 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, 29,746 kilogram ganja, 324,0277 gram sabu, serta ribuan butir pil yang mengandung zat psikotropika.

Benda-benda tersebut merupakan barang sitaan dari 341 perkara yang ditangani dan diputuskan oleh Pengadilan Negeri Bandung. 

"Barang bukti narkoba dan psikotropika itu kami musnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam tungku air mendidih sehingga tidak dapat digunakan lagi," kata Kepala Kejari Bandung Febrie Adriansyah di sela-sela pemusnahan di Bandung, Rabu.

Febrie berharap pemusnahan narkoba dan psikotropika ini bisa mencegah masyarakat melakukan tindak kriminal atau tindakan-tindakan yang melanggar hukum serta berbagai penyakit masyarakat yang disebabkan benda-benda terlarang tersebut.

"Mudah-mudahan pemusnahan ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyakit yang dilahirkan dari mengonsumsi barang-barang haram tersebut. Mudah-mudahan masyarakat dapat menghindari sumber penyakit tersebut," kata Febrie.

Selain itu, lanjut Febrie, memberantas dan mengatasi masalah narkoba, miras, dan berbagai barang haram lainnya tidak cukup ditangani oleh para penegak hukum saja. Upaya preventif juga diperlukan. "Preventif juga perlu," katanya.

Acara pemusnahan dihadiri oleh Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno, Dandim 0618/BS Kota Bandung Letkol Ujang Sudrajat, Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Bandung Sonny Wibisono, Perwakilan Bank Indonesia Nita Yosita, Kepala Balai POM Bandung Suprianto Utomo, Ketua MUI Kota Bandung Tjetje Djuaeni, Rupbasan Kelas 1 A Bandung Ronny Nuryadi, dan Kepala Satpol PP AE Veri Ligaswara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X