BLSM Dialihkan, Warga Datangi Kantor Pos dan Kecamatan

Kompas.com - 16/07/2013, 19:14 WIB
Warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, menggelar unjuk rasa ke kantor PT. Pos karena penerima BLSM tidak tepat sasaran, Selasa (16/7/2013). KOMPAS.com/TaufiqurrahmanWarga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, menggelar unjuk rasa ke kantor PT. Pos karena penerima BLSM tidak tepat sasaran, Selasa (16/7/2013).
|
EditorKistyarini

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Ratusan warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Jawa Timur, berunjuk rasa ke Kantor PT Pos Pakong dan kantor kecamatan setempat, Selasa (16/7/2013).

Mereka memprotes pengalihan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) oleh kepala desa (kades) setempat. Ali Maksum, koordinator aksi, mengatakan, banyak warga yang seharusnya berhak menerima BLSM, tetapi bantuan untuk kompensasi kenaikan harga BBM itu dialihkan ke warga yang namanya tidak terdata. 

Warga mengetahui praktik itu setelah mereka mencocokkan data penerima dengan data yang ada di Kantor Pos Pakong. Untuk mempertegas tentang warga yang berhak dan yang tidak berhak, warga meminta pihak Kantor Pos Pakong membeberkannya.

"Saya minta PT Pos tidak main mata dengan oknum kades yang sudah mengalihkan BLSM. Sebab, kami sudah berhasil mencocokkan data yang ada dengan fakta di lapangan," ungkap Ali Maksum.

Namun, PT Pos tidak melayani permintaan itu dengan alasan tidak memiliki kewenangan untuk untuk mengeluarkan data. Selain itu, data juga telah diserahkan ke kepala desa yang bersangkutan.

"Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan data kepada pengunjuk rasa. Data penerima BLSM sudah dikantongi kepala desa. Silakan kalian langsung tanya kepada kepala desanya," kata Hafid, Kepala PT Pos Pakong.

Jawaban itu memantik emosi ratusan warga. Mereka berpendapat PT Pos menghindar dari tanggung jawab dan berkongkalikong dengan kepala desa.

"Bagaimana PT Pos mengatakan bukan wewenangnya untuk mengeluarkan data, padahal data yang dari kades berasal dari PT Pos," ungkap Ali Maksum dengan nada kesal.

Tak puas berunjuk rasa di Kantor PT Pos, warga kemudian mendatangi kantor Kecamatan Pakong. Camat Pakong tidak berada di kantor, sementara staf kepala desa enggan menemui mereka dengan alasan tidak berwenang menjawab persoalan BLSM.

Berdasarkan data di Kantor PT Pos Kabupaten Pamekasan, penerima BLSM di Desa Klompang Timur sebanyak 410 rumah tangga sasaran.

Tuduhan yang berkembang di kalangan warga, penyaluran BLSM dialihkan ke warga yang tidak masuk dalam daftar tersebut. Para penerima itu disebut-sebut sebagai pendukung sang kepala desa pada pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X