Disangka Pencuri Motor, Ternyata Napi Tanjung Gusta

Kompas.com - 16/07/2013, 16:47 WIB
Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, terbakar, Kamis (11/7/2013) malam. Lapas diduga dibakar sekelompok narapidana akibat adanya pemadaman listrik dan matinya air PDAM dalam Lapas. Diduga sekitar 300 napi berhasil kabur. TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJIKantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, terbakar, Kamis (11/7/2013) malam. Lapas diduga dibakar sekelompok narapidana akibat adanya pemadaman listrik dan matinya air PDAM dalam Lapas. Diduga sekitar 300 napi berhasil kabur.
EditorKistyarini

LANGKAT, KOMPAS.com — Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Langkat Sumatera Utara menangkap satu lagi narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan.
     
"Kita tangkap salah seorang narapidana kasus narkoba yang lari dari LP Tanjung Gusta, yakni Abdullah alias Abdul (33)," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat AKBP Eric Bhismo di Stabat, Selasa (16/7/2013).
     
Narapidana kasus narkoba yang divonis enam tahun penjara dan sudah menjalani empat tahun di LP Tanjung Gusta itu ditangkap saat sedang memancing di Gebang.
     
"Kita tangkap langsung yang bersangkutan dan dibawa ke Mapolres Langkat di Stabat," kata Eric Bhismo.
     
Kapolres Langkat itu juga menjelaskan dengan tertangkapnya satu narapidana ini, jajaran polisi Langkat sudah mengamankan enam orang narapidana yang lari dari LP Tanjung Gusta Medan.
     
Sebelumnya, dua narapidana teroris yang ditangkap ialah Abu Azzam alias Jumirin alias Sobirin, dan Abu Yazi.
     
Dua orang lainnya merupakan narapidana kasus narkotika, yaitu Ducky Syahputra dan Hardi Suroto, lalu narapidana kasus perampokan, yakni Heri alias Refi.
     
Secara terpisah, narapidana Abdullah alias Abdul menjelaskan selama pelariannya dari LP Tanjung Gusta, Medan, dirinya langsung ke rumahnya untuk menenangkan diri.

"Tidak ke mana-mana saya hanya ingin menenangkan diri saja," katanya.
     
Selama empat hari pelariannya itu, Abdullah tidak pernah keluar rumahnya, tapi pada Senin (15/7/2013), saat dia keluar untuk memancing, ada aparat kepolisian yang mengetahuinya.
     
Awalnya, petugas kepolisian itu datang untuk memeriksa keterlibatannya dalam kasus pencurian sepeda motor di Pangkalan Brandan.
     
Karena dirinya tidak merasa berbuat, Abdullah alias Abdul menjelaskan bahwa dirinya narapidana yang lari dari LP Tanjung Gusta, Medan.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal'

"Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal"

Regional
Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Regional
Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Regional
2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

Regional
Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Regional
Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Regional
Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Regional
Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Regional
Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X