Pedagang Tinggalkan Lapak demi Melihat Reka Ulang Pembunuhan

Kompas.com - 16/07/2013, 15:24 WIB
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa pedagang Pasar Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman, rela meninggalkan barang dagangannya demi menyaksikan jalannya rekonstruksi pembunuhan Nanda Amalia Setyowati(15), warga Grogol, Purwomartani, Kalasan, Sleman, di TK Tunas Wisata, Ambarukmo.

Sejak pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB, ratusan warga sudah mulai berdatangan di lokasi. Tua, muda, dan bahkan anak-anak rela berdesak-desakan untuk dapat menyaksikan jalannya rekonstruksi. Turut bergabung pula bersama ratusan warga, para pedagang Pasar Gowok yang lapaknya berjarak lebih kurang 25 meter dari lokasi rekonstruksi.

"Bakul-bakul pada lari ke sini semua, pedagang ayam juga ke sini, sampai ayamnya ditinggal," ujar Paiman, salah satu pedagang, Selasa (16/7/2013).

Paiman mengaku meninggalkan dagangannya karena penasaran dengan tindakan keji yang dilakukan oleh para pelaku yang usianya masih terbilang belia tersebut.

"Mereka masih anak-anak kok tega-teganya melakukan tindakan seperti itu, besarnya mau jadi apa terusan," ucapnya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim dari Reskrim Polres Sleman bersama dengan para tersangka dan saksi tiba di lokasi. Selama jalanya rekonstruksi, beberapa warga sempat meneriaki wartawan ataupun petugas yang menutupi pandangan mereka.

"Woi, geser Mas...kita juga ingin menyaksikan," teriak salah satu warga.

Setelah empat jam melakukan rekontruksi, sekitar pukul 13.30 WIB, seluruh adegan yang diperagakan oleh para pelaku dan saksi selesai. Para pelaku lantas dibawa kembali ke Polres Sleman guna diperiksa lebih lanjut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Senin (8/7/2013) sekitar pukul 07.50 WIB, sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak bersimpah darah di depan Sekolah Taman Kanak-kanak ( TK) Tunas Wisata, Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman. Diduga perempuan tanpa identitas tersebut merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan dua bekas tusukan senjata tajam di tubuh korban.

Belakangan korban diketahui bernama Nanda Amalia Setyowati(15), warga Grogol, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya berhasil membekuk tiga remaja yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni SS (15), DG (14), dan YS (17). Ketiganya merupakan warga Dusun Papringan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok.

Selain ketiga remaja tersebut, polisi juga mengamankan AS (13), warga Papringan dan seorang remaja putri berinisial EP (13), warga Gowok yang saat ini berstatus saksi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan, Kelamin Dipotong

Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan, Kelamin Dipotong

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Regional
Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Regional
Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Regional
Bentrok Antar-kelompok Pemuda di Baubau, Seorang Polisi dan Wartawan Terluka

Bentrok Antar-kelompok Pemuda di Baubau, Seorang Polisi dan Wartawan Terluka

Regional
Kronologi Menantu Bunuh Mertua dengan Sadis, Pinjam Rp 3 Juta untuk Bayar Ijazah Istrinya

Kronologi Menantu Bunuh Mertua dengan Sadis, Pinjam Rp 3 Juta untuk Bayar Ijazah Istrinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X