Kompas.com - 16/07/2013, 08:27 WIB
Kemacetan terjadi sepanjang hari di jalur selatan kawasan Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, selama arus balik Lebaran 2011. Foto diambil, Minggu (4/9/2011). Kini pembangunan jalur alternatif Gentong sudah selesai, sehingga kemacetan diharapkan tidak separah tahun lalu. KOMPAS/ORIN BASUKIKemacetan terjadi sepanjang hari di jalur selatan kawasan Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, selama arus balik Lebaran 2011. Foto diambil, Minggu (4/9/2011). Kini pembangunan jalur alternatif Gentong sudah selesai, sehingga kemacetan diharapkan tidak separah tahun lalu.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Jalan Lingkar Gentong di Tasikmalaya, Jawa Barat belum dapat dipastikan akan dibuka untuk melayani arus mudik dan balik Lebara pada tahun ini. Selain belum ada perintah dari Dinas Perhubungan Jawa Barat, pengoperasian jalan tersebut juga mensyaratkan beberapa perbaikan sarana.

"Kalau pun akan dibuka nantinya, kami meminta kepada pihak provinsi untuk melengkapi sarana penerangan jalan," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Andi Ruswandi, Senin (15/7/2013). Selama ini, ujar dia, penerangan jalan di lintasan itu tak berfungsi. "Kalau tidak diperbaiki nanti bisa membahayakan pengguna jalan," imbuh Andi.

Akses jalan baru yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan di kawasan tersebut, sampai sekarang pun masih belum dibuka untuk umum. Padahal pengerjaannya telah selesai pada musim Lebaran tahun lalu. "Sampai sekarang jalan itu malah masih belum dibuka. Padahal, arus lalu lintas pada hari biasa saja sudah macet, apalagi nanti memasuki arus mudik Lebaran," ujar Andi.

Dalam kesempatan itu Andi mengatakan penyebab utama sering macetnya jalur Tasikmalaya-Bandung via Gentong, adalah sempitnya jalan. Juga, kata dia, lemahnya kesadaran pengemudi terhadap peraturan lalu lintas selama ini. "Juga, kondisi jalan dengan turunan dan tanjakan serta tikungan tajam menjadi ciri khasnya," tambah dia.

Seperti diketahui, jalur Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat merupakan salah satu akses jalan Selatan Jawa. Jalan ini dapat digunakan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X