Kompas.com - 15/07/2013, 17:16 WIB
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Empat dari delapan saksi yang dihadirkan di persidangan kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Cebongan, Sleman, di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Senin (15/7/2013), mengaku melihat Yohanes Juan Manbait memegang kruk (alat penyangga kaki) saat kejadian.

Kesaksian dari Ucup Suryana, Yusuf Sihotang, Agung Kristianto, dan Anwarudin mengungkap fakta baru dalam kasus tersebut, demikian menurut Ketua Majelis Hakim Letkol Chk Joko Sasmito. Fakta tersebut tidak pernah disebutkan dalam berkas penyidikan dan dakwaan.

"Saya menilai ada perkembangan hasil pemeriksaan. Ini penting karena berkaitan dengan dakwaan oditur," terang Joko.

Pada sidang lalu, saksi tahanan bernama Trimo mengaku kehilangan kruk seusai insiden penembakan di dalam penjara. Alat penyangga itu baru ditemukan setelah dia dievakuasi ke ruang aula.

Pada sidang sebelumnya, terdakwa Serda Ucok Tigor Simbolon mengaku terlebih dulu diserang dengan kruk oleh Deky dan kawan-kawan.

Salah satu saksi, Agung Kristianto, dalam keterangannya di persidangan mengaku melihat Juan membawa kruk sebelum pelaku masuk. Namun, setelahnya, dia tidak tahu peristiwa yang terjadi karena langsung menunduk.

"Saat pelaku bertanya 'mana Deky', saya lihat Deky memberi kode tutup mulut dengan menaruh jari di bibir. Sedang Juan jongkok di posisi paling depan dekat pintu sambil pegang kruk," paparnya.

Sementara itu, salah satu saksi lainnya, Yusuf Sihotang, mengatakan, sebelum pelaku masuk, dirinya melihat Juan memegang satu buah kruk dengan dua tangan. "Setelah pintu dibuka oleh Pak Tri Widodo (sipir), pelaku langsung masuk. Saya lihat Juan mengayunkan kruk yang dipegangnya," ungkap Yusuf.

Empat orang saksi mengaku tidak mengatakan soal kruk itu di persidangan karena tidak ditanya oleh penyidik ketika pemeriksaan.

Sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan ini akan dilanjutkan Rabu (17/7/2013) dengan memeriksa enam saksi. Lima di antaranya adalah terdakwa. Tim penasihat hukum terdakwa juga berencana mengajukan saksi ahli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.