Kompas.com - 15/07/2013, 11:11 WIB
Warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong yang dialihkan haknya sebagai penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). KOMPAS.com/TaufiqurrahmaWarga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong yang dialihkan haknya sebagai penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kesal dengan ulah aparat desa setempat karena mengalihkan penerimaan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Kekesalan warga berujung dengan aksi pengeroyokan terhadap Junaidi, Kepala Dusun Ba Gunung, Desa Pakong.

Mudher, warga desa setempat mengatakan, banyak warga yang terdata dan berhak menerima BLSM. Tetapi ternyata banyak pula yang dialihkan kepada warga lainnya yang lebih mampu. Termasuk Hasyim sendiri tidak kebagian.

"Karena saya berhak menerima, maka saya cek langsung ke Kantor Pos dengan membawa kartu keluarga dan KTP, dan ternyata nama saya tercantum sebagai penerima BLSM," katanya, Ahad (15/7/2013).

Selain dirinya, ada banyak warga lainnya yang mengalami hal yang sama dan sudah mengecek langsung ke kantor pos. Warga kartu BLSM-nya dialihkan itu pun mendatangi kepala dusun. Namun kepala dusun yang bersangkutan mengelak dan menyatakan sudah berdasarkan data yang tertera di masyarakat.

"Karena warga sudah lihat datanya sendiri di kantor pos dan sudah valid, sehingga warga marah dan mengamuk," jelas Mudher.

Abdur Rahman, warga lainnya menilai bahwa pengalihan BLSM kepada warga yang tidak berhak itu bermuatan dendam. Sebab baru saja di desanya selesai pemilihan kepala desa dan yang menerima adalah para pendukung kepala desa. Sementara yang tidak kebagian adalah warga yang bukan pendukung kepala desa terpilih.

Sementara itu, Ervan Efendi, Kepala Desa Klompang Timur mengaku tidak tahu atas pengalihan BLSM. Sebab semua persoalan BLSM sudah dipasrahkan kepada aparatnya di masing-masing dusun. Pihaknya juga mengelak jika penerima BLSM saat ini adalah pendukungnya pada saat Pilkades.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.