Kompas.com - 15/07/2013, 10:59 WIB
Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Bambang DH (kiri) dan Said Abdullah berjabat tangan saat rapat pemenangan pasangan tersebut di kantor DPD PDI-P Jawa Timur, Surabaya, Senin (6/5/2013). Terkait pencalonannya sebagai gubernur, Bambang DH mengundurkan diri dari jabatan Wakil Wali Kota Surabaya. Adapun Said Abdullah adalah anggota Komisi VIII DPR RI. KOMPAS/HARRY SUSILOPasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Bambang DH (kiri) dan Said Abdullah berjabat tangan saat rapat pemenangan pasangan tersebut di kantor DPD PDI-P Jawa Timur, Surabaya, Senin (6/5/2013). Terkait pencalonannya sebagai gubernur, Bambang DH mengundurkan diri dari jabatan Wakil Wali Kota Surabaya. Adapun Said Abdullah adalah anggota Komisi VIII DPR RI.
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Pencoretan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja sebagai kontestan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, menuai reaksi keras dari salah satu calon Wakil Gubernur Jatim Said Abdullah.

Pria kelahiran Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini menyesalkan atas keputusan KPU Jatim dan menilai penyelenggara pemilu itu sebagai penjagal demokrasi di Jawa Timur.

"Keputusan KPU Jatim dengan mencoret Khofifah-Herman merupakan penjagalan dan pemasungan politik dan ini membuat demokrasi di Jawa Timur menjadi tidak sehat," ungkap Said kepada Kompas.com, Senin (15/7/2013).

Pria yang berpasangan dengan Bambang Dwi Hartanto sebagai Cagub Jatim ini turut prihatin atas pencoretan Khofifah sebagai peserta Pilgub. KPU Jatim seharusnya bersikap transparan dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan.

"KPU Jatim seharusnya menjunjung tinggi netralitas dan tidak bersikap pro terhadap salah satu pasangan calon," terang Said tanpa mau menyebut pasangan calon yang dimaksud.

Dugaan tidak netralnya sikap penyelenggara pemilu juga pernah menimpa partainya saat kasus Pilkada Batu, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Calon yang diusung PDIP dicoret oleh KPU dengan penyebab yang hampir sama, yakni keberpihakan KPU terhadap salah satu pasangan calon.

"Kalau wasitnya saja tidak fair, maka sulit Pilgub di Jawa Timur ini bisa berjalan dengan jujur dan adil," tandasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pilgub yang jujur kata Said, yakni menjunjung tinggi etika demokrasi agar kuasa rakyat menang atas kuasa uang. Di era reformasi, menurut Said, seharusnya tidak berlaku lagi cara-cara yang tidak bermartabat dalam meraih kekuasaan.

"Sebuah suksesi politik seharusnya menjadi wahana pembelajaran politik yang cerdas bagi rakyat Jawa Timur," ujarnya.

Sebelumnya, KPU Jawa Timur, Minggu (14/7/2013) memutuskan pasangan Khofifah Indar Parawansa - Herman Sumawiredja tidak lolos sebagai peserta Pilgub Jawa Timur. Keputusan tersebut diambil melalui voting 5 Komisioner KPU Jatim setelah rapat pleno gagal mengambil keputusan.

Dalam hasil voting tersebut, 3 komisioner menolak dukungan PPNUI dan PK pada Khofifah. Sedangkan 2 anggota KPU mendukung Khofifah. Dengan hasil voting 3:2, maka Khofifah dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pilgub.

Dalam berita acara KPU Jatim nomor 56/BA/BKD.JTM/VII/2013 tentang Penetapan Pasangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, KPU Provinsi Jawa Timur telah memutuskan, hanya tiga pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala Daerah yang lolos maju dalam Pilgub Jatim 2013. Ketiganya pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf, Bambang DH-Said Abdullah, dan Eggi Sudjana-M Sihat.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X