Khofifah Tak Lolos, Muhaimin: Saya Khawatir Massa Bergejolak

Kompas.com - 14/07/2013, 16:41 WIB
Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB di kantor DPP PKB pada Minggu (7/4/2013). Alfiyyatur RohmahMuhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB di kantor DPP PKB pada Minggu (7/4/2013).
|
EditorErlangga Djumena


SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, berharap  KPU meloloskan pasangan Khofifah Indar Parawansah-Herman Sumawiredja sebagai kontestan Pilgub Jawa Timur Agustus nanti.

Ia khawatir jika tidak pasangan yang diusung oleh partainya ini tidak lolos, bisa terjadi gejolak pada massa akar rumput pendukung pasangan tersebut.

''Massa PKB dan jajaran pengurusnya serta massa Muslimat NU di daerah selama ini solid dan cukup kompak, saya khawatir jika nanti ada gejolak jika Khofifah-Herman tidak lolos,'' ucap Muhaimin,  Minggu (14/7/2013).

Menurut Muhaimin yang saat ini menjabat Menakertrans ini, syarat dukungan partai bagi Khofifah-Herman sudah cukup menurut aturan. ''Dualisme dukungan partai gurem hanyalah isu yang dihembuskan pasangan lain yang ingin menjatuhkan Khofifah-Herman sebelum bertarung,'' tambahnya.

Karena itu dia menyerukan agar masyarakat ikut pula memantau setiap proses pra pilkada, saat pencoblosan, hingga penghitungan suara nanti. Pasalnya, proses awal dinilainya terindikasi sarat unsur politis dan berisiko merugikan kepentingan serta hak pilih masyarakat Jatim.

''Semua pihak yang berkepntingan dalam Pilgub juga diharapkan mengedepankan politik santun dan menjunjung kompetisi yang sehat,'' tambahnya.

Hari ini, adalah hari terakhir, pleno KPU Jatim dalam penetapan pasangan cagub-cawagub. Dualisme dukungan dua partai gurem PK dan PPNUI sangat menentukan nasib pasangan Khofifah-Herman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika KPU memutuskan dukungan dua partai itu ke Khofifah-Herman tidak memenuhi syarat, otomatis pasangan ini tidak lolos dalam pencalonan, karena minimnya dukungan partai yang dikantongi.

Saat mendaftar, pasangan ini mengantongi modal dukungan 15,55 persen suara. Dukungan tersebut datang dari PKB, PKPB, PKPI, PK, PPNUI, dan PMB. Jika tanpa dukungan PK dan PPNUI, otomatis dukungan berkurang tidak sampai syarat minimal yakni 15 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X