Semua Dokumen Napi Tj Gusta Ludes Terbakar

Kompas.com - 13/07/2013, 22:33 WIB
Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, terbakar, Kamis (11/7/2013) malam. Lapas diduga dibakar sekelompok narapidana akibat adanya pemadaman listrik dan matinya air PDAM dalam Lapas. Diduga sekitar 300 napi berhasil kabur. TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJIKantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, terbakar, Kamis (11/7/2013) malam. Lapas diduga dibakar sekelompok narapidana akibat adanya pemadaman listrik dan matinya air PDAM dalam Lapas. Diduga sekitar 300 napi berhasil kabur.
EditorKistyarini

MEDAN, KOMPAS.com - Semua dokumen narapidana kasus terorisme, narkoba, dan korupsi di ruangan arsip Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, ludes terbakar pada peristiwa kerusuhan Kamis.

Semua surat penting atau dokumen ribuan narapidana, serta pegawai negeri sipil juga terbakar, kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Budi Sulaksana, Sabtu (13/7/2013).

"Seluruh surat berharga milik lapas, berupa surat keputusan, buku keuangan, pengusulan remisi napi, dan berkas-berkas lainnya tidak ada yang tersisa," ucap dia.

Namun, jelas Kakanwil, berbagai data dan dokumen kemungkinan masih ada di arsip atau database Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut.

"Kalau sampai tidak ada lagi dokumen itu, bisa sulit untuk mengetahui kondisi napi di Lapas Medan," ujar orang pertama di Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut.
     
Dia menyebutkan, pihak Lapas Medan saat ini mulai mencari data-data yang diperlukan mengenai napi dan surat-surat lainnya untuk kepentingan administrasi pemasyarakatan.
 
"Kondisi Lapas Kelas I Medan pascakerusuhan sudah mulai kondusif, terkendali, aman dan tenteram. Seluruh napi sudah berada di kamar sel mereka masing-masing," kata Budi.
     
97 napi ditangkap
     
Data yang diperoleh menyebutkan sebanyak 97 orang dari 212 napi Lapas Tanjung Gusta Kelas I Medan yang kabur Kamis (11/7/2013) malam, berhasil ditangkap petugas kepolisian.

Hingga Sabtu pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 97 napi yang melarikan diri itu telah diamankan aparat berwajib dari berbagai tempat.
     
Sedangkan, napi kasus terorisme yang kabur sembilan orang, namun lima di antaranya telah diringkus pihak berwajib.
      
Kelima napi kasus terorisme yang diamankan itu, yakni GM, BK, JM, AA, dan AN. Dua di antara mereka ditangkap petugas kepolisian di Kabupaten Langkat.
     
Sedangkan, 97 napi lainnya berhasil diamankan dari berbagai daerah, yakni Medan, Belawan, Pematang Siantar, Langkat dan Aceh Timur.
     
Kerusuhan napi di Lapas Tanjung Gusta menyebabkan lima tewas terbakar, yakni dua orang pegawai Lapas, Hendra Rico Naibaho (28) dan Bona Hotman Situngkir (38), serta napi Ng Hui Tan Awi (48), Jhon Gabriel Tarigan (26) Johanes Leo Situmorang (34).
     
Data yang diperoleh, jumlah napi yang menghuni Lapas Kelas I Medan sebanyak 2.016 orang, padahal daya tampungnya hanya 1.050, sehingga melebihi kapasitas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X