Truk Barang Dilarang Lintasi Jalur Mudik di Jabar

Kompas.com - 13/07/2013, 20:27 WIB
Ilustrasi truk barang Kompas/Yulvianus HarjonoIlustrasi truk barang
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat melarang truk angkutan barang bertonase besar melintasi tiga jalur mudik yang ada di Jawa Barat terhitung sejak H-7 Lebaran.

Tiga jalur tersebut adalah jalur Pantura, jalur tengah dan jalur selatan. Menurut Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik, pelarangan tersebut bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan di tiga jalur mudik tersebut.

"Sesuai edaran sebenarnya H-4, tapi kita coba dari H-7 karena jembatan timbang juga sudah tidak beroperasi," kata Dedi di Bandung, Sabtu (13/7/2013).

Kendati demikian, Dishub Jabar masih memberi toleransi kepada truk-truk pengangkut barang yang sifatnya primer, seperti truk pengangkut kebutuhan pangan. "Kecuali untuk angkutan pangan. Yang mengangkut bahan bangunan pada H-7 sudah tidak perlu beroperasi," paparnya.

Sejauh ini Dishub Jabar telah memetakan titik-titik kemacetan di tiga jalur tersebut. Seluruhnya, kata Dedi, tercatat ada 56 titik kemacetan dengan rincian, 20 titik di jalur Pantura, 19 titik di jalur tengah dan 16 titik di jalur selatan.

Dishub Jabar berniat untuk merekrut "polisi cepek" atau "Pak Ogah" yang kerap mengatur lalu lintas di jalan raya, pada saat H-7 Lebaran nanti. Menurut Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik, perekrutan Pak Ogah tersebut bertujuan untuk membantu petugas Dishub untuk mengurai kemacetan di titik-titik rawan.

"Tiap titik kemacetan seperti di Cikopo pasar Sukamandi dan Ciasem akan ditempatkan 6 orang petugas sejak H-7 hingga H 7 dari sekarang. Kami juga akan melibatkan Organisasi Masyarakat Setempat (OMS). Mungkin para pak ogah dipasar tumpah akan kita libatkan," jelas Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X