Banjir Belum Surut, Tim SAR Kendari Bantu Evakuasi Warga - Kompas.com

Banjir Belum Surut, Tim SAR Kendari Bantu Evakuasi Warga

Kompas.com - 12/07/2013, 19:36 WIB
KOMPAS.com / ABDUL HAQ Ilustrasi: Pemukiman warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang terendam banjir akibat luapan Sungai Walannae serta pendangkalan Danau Tempe, Selasa (2/7/2013).

KENDARI, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, meminta bantuan tim SAR Kendari untuk mengungsikan warga yang rumahnya terendam banjir di lima kecamatan di kabupaten tersebut.

Kepala kantor SAR Kendari, Djafar Henaulu, mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim enam orang yang dilengkapi dengan peralatan pendukung.

"Kami turun ke lokasi banjir atas permintaan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Utara. Tim turun dengan membawa perahu karet dan peralatan medis untuk membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam sampai atap," terang Jafar, Jumat (12/7/2013).

Proses evakuasi warga korban banjir, kata Jafar, dimulai dari pagi hingga sore hari tadi. "Evakuasi itu diutamakan anak-anak, wanita, dan lansia. Tim SAR akan menolong warga hingga banjir reda dan saat dibutuhkan kami selalu siap membantu," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan rumah di Konawe Utara terendam banjir, Kamis (11/7/2013), sejak pukul 02.00 Wita. Banjir itu dipicu curah hujan tinggi sejak awal pekan ini.

Lima kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Oheo, Asera, Andowia, Lasolo, dan Lembo. Banjir juga menenggelamkan badan jalan dan jembatan yang menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Konawe Utara (Konut), Ratna Amin, mengatakan, banjir terparah terjadi di Desa Linomoyo. Bahkan, banjir telah menenggelamkan jalan raya hingga meluber ke jembatan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan bermotor.


"Di Kecamatan Oheo itu kondisi air sudah masuk sampai ke rumah warga dan sudah menutupi jalan. Kita belum peroleh data pasti untuk Kecamatan Lasolo dan Lembo. Sekarang masih tahap pendataan. Sebentar ini, kita akan membangun tenda darurat untuk para korban," kata Ratna.

Komentar

Terkini Lainnya

Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Upaya Ancol Menjadi Pelabuhan Internasional

Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Upaya Ancol Menjadi Pelabuhan Internasional

Megapolitan
Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Internasional
Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan

Close Ads X